Pemkot Bandarlampung dan Bank Mandiri Teken MoU Bantu UMKM

Redaksi

Rabu, 8 September 2021 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan MoU oleh Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, dan Head Area PT Bank Mandiri Lampung, Yunus Mulia, di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (8/9). Foto: Netizenku.com

Penandatanganan MoU oleh Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, dan Head Area PT Bank Mandiri Lampung, Yunus Mulia, di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (8/9). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Mandiri untuk menyalurkan bantuan pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM.

Penandatanganan MoU oleh Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, dan Head Area PT Bank Mandiri Lampung, Yunus Mulia, disaksikan langsung Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (8/9).

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, hadir di Kota Bandarlampung dalam rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk UMKM yang ada di Bandarlampung, alhamdulillah, kita sudah penandatanganan MoU dengan Bank Mandiri, pinjaman tanpa bunga. UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, insyaallah, bisa bangkit kembali,” kata Eva Dwiana.

Baca Juga  Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur

Baca Juga: Eva Dwiana Berharap UMKM Tangguh dan Tumbuh di Masa Pandemi

Wali Kota menyampaikan pemerintah pusat, melalui Kementerian Koperasi dan UKM, juga akan menyalurkan bantuan kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam 4 koperasi yang dikukuhkan pada acara yang sama.

Pemkot Bandarlampung dan Bank Mandiri Teken MoU Bantu UMKM
Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana melantik pengurus 4 Koperasi UMKM di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (8/9). Foto: Netizenku.com

Yaitu Koperasi Produsen Tapis Sikep, Koperasi Produsen Sulam Usus Agow, Koperasi Produsen Sentra Kopi, dan Koperasi Produsen Keripik Pisang Bangek.

“Empat koperasi ini mudah-mudahan bisa merangkul semua UMKM-UMKM yang ada di Bandarlampung,” ujar dia.

Baca Juga: Pemkot Bandarlampung Mulai Data UMKM Penerima Bantuan Modal

Selain bantuan pinjaman modal, lanjut Eva Dwiana, Menteri Koperasi dan UKM juga mendorong Pemkot untuk mendirikan sentra-sentra UMKM dalam mengenalkan memasarkan produk-produk UMKM.

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

“Kita akan punya rest area untuk UMKM di Bandarlampung (yang buka) Sabtu-Minggu, dari area parkiran Rumah Dinas Wali Kota sampai Stasiun RRI,” kata dia.

Eva Dwiana menyampaikan syarat bagi para pelaku UMKM yang akan mendapatkan bantuan pinjaman modal tanpa bunga dari Bank Mandiri adalah warga Kota Bandarlampung dan tidak sedang melakukan pinjaman modal di bank lain.

“Nanti kita lihat, kalau sudah ada hubungan dengan bank lain seperti BNI dan BRI, tidak bisa pinjam lagi di Mandiri. Tapi kalau mereka selesaikan dulu (pinjaman) baru bisa nanti ke Bank Mandiri,” tutup dia.

Pemkot Bandarlampung dan Bank Mandiri Teken MoU Bantu UMKM
Wali Kota Bandarlampung, Eva Dwiana, mendampingi Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menyerahkan bantuan program KUR kepada pelaku UMKM di Aula Gedung Semergou Pemkot Bandarlampung, Rabu (8/9). Foto: Netizenku.com

Pada kesempatan yang sama, Head Area PT Bank Mandiri Lampung, Yunus Mulia, mengatakan mendukung penuh program Pemkot Bandarlampung untuk membantu UMKM di kota setempat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga  Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025

“Tidak ada target (jumlah) UMKM tapi kita support Bunda, berapapun yang disampaikan Bunda, kita akan seleksi dan sesuai kesepakatan kita salurkan,” ujar Yunus.

Dia menuturkan pemerintah menyiapkan dana Rp30 triliun untuk program kredit usaha rakyat (KUR) dalam meningkatkan akses pembiayaan UMKM di seluruh Indonesia, sebagaimana yang disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

“Kalau disampaikan Pak Teten, ada sampai Rp30 triliun seluruh Indonesia. Tinggal serapannya di daerah masing-masing. Dari sisi angka, pemerintah selalu menyalurkan 70 persen itu KUR, yang sangat bermanfaat bagi masyarakat saat ini,” pungkas dia. (Josua)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:20 WIB

DPRD Lampung Dorong Peta Zonasi Mangrove Lampung Usai Terbit PP Nomor 27 Tahun 2025

Senin, 23 Februari 2026 - 22:00 WIB

Safari Ramadan di Lampung Tengah, Gubernur Mirza Alokasikan Rp300 Miliar Perbaikan Jalan

Senin, 23 Februari 2026 - 21:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Februari 2026 - 21:44 WIB

Dishub Lampung Siapkan Strategi Ketat Angkutan Lebaran 2026, Antisipasi Lonjakan di Bakauheni

Senin, 23 Februari 2026 - 20:39 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Perbaikan Jalan, Target Tuntas Sebelum Lebaran

Senin, 23 Februari 2026 - 15:27 WIB

DPRD Lampung Mengingatkan Pengusaha Tak Ambil Untung Berlebihan saat Ramadan

Minggu, 22 Februari 2026 - 22:34 WIB

DPW PKB Lampung Gelar Bukber Perdana, Luncurkan Lamban Zakat

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Berita Terbaru

Lampung

Pemprov Lampung Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadan 2026

Senin, 23 Feb 2026 - 21:54 WIB