Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi melalui Gerakan Serentak Penetrasi Pasar yang digelar di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, termasuk Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (19/6/2026).
Lampung Selatan (Netizenku.com): Di Lampung Selatan, kegiatan tersebut dipusatkan di depan Kantor KUPT Pasar Inpres Kalianda dan mendapat sambutan antusias masyarakat. Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Sejumlah komoditas strategis disediakan dalam kegiatan tersebut, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram seharga Rp60.000 per sak, Minyakita 2 liter seharga Rp31.000, serta gula Manis Kita seharga Rp17.500 per kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan, Mirliansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kanwil Bulog Provinsi Lampung, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan operasi pasar murah di Pasar Inpres Kalianda yang diprakarsai oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Kanwil Bulog Provinsi Lampung, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan,” kata Mirliansyah di sela kegiatan.
Menurutnya, Gerakan Serentak Penetrasi Pasar tidak hanya bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga kestabilan harga komoditas penting di pasaran.
“Ini dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Lampung Selatan, khususnya warga Kalianda dan sekitarnya. Selain itu juga untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng, beras, dan gula agar tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memicu inflasi di Kabupaten Lampung Selatan, khususnya di Kota Kalianda dan sekitarnya,” ujarnya.
Program tersebut turut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jumilah (32), warga Kedaton, mengaku terbantu dengan adanya operasi pasar murah yang menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Alhamdulillah, sangat terbantu untuk ekonominya yang kurang mampu. Terima kasih kepada Pak Gubernur, Pak Bupati, dan Kepala Bulog Wilayah Lampung atas minyak murahnya,” ungkap Jumilah.
Melalui Gerakan Serentak Penetrasi Pasar, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. Program tersebut juga menjadi salah satu langkah konkret untuk menjaga inflasi daerah tetap terkendali sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (*)








