Pemilik RM di Pringsewu Lampung Bantah Jual Makanan Kadaluarsa

Avatar

Jumat, 28 September 2018 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media Destriana (Foto: Darma/Nk)

Media Destriana (Foto: Darma/Nk)

Pringsewu (Netizenklu.com): Dituduh menjual makanan yang sudah kadaluarsa atau tidak layak konsumsi, pemilik Rumah Makan (RM) \’D\’Bakule 2\’ di Jalan KH Gholib, Kecamatan Pringsewu, Lampung, angkat bicara.

Kepada awak media, sang pemilik, Media Destriana, Jum\’at (28/9/2018 ) mengakui adanya komplain dari konsumen pada Senin malam (24/9/2018) sekitar pukul 21.00 WIB, yang mengaku ada belatung dalam makanannya.

Namun, menurut media, itu bukan belatung, seperti diberitakan beberapa media online. Tetapi itu adalah telur lalat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Yang namanya makanan apapun itu pasti akan dihinggapi lalat,\” ujarnya.

Menurut Media, daging yang dimakan konsumen itu adalah daging yang layak konsumsi, bukan daging kadaluarasa/busuk, karena ciri-ciri daging yang tidak layak konsumsi itu warnanya kecokelatan.

\”Apabila daging itu busuk sebelum dimakan, pasti sudah tercium baunya dan kalau daging itu busuk kenapa bisa habis separuh, iya kan,\” tukasnya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihaknya lalu membawa konsumen ke Rumah Sakit terdekat untuk diperiksa oleh dokter.

Baca Juga  MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

\”Hasilnya, dokter menjelaskan bahwa kondisi pasien baik-baik saja, karena tidak ada reaksi yang berlebih misalnya pingsan, muntah-muntah dan tidak sampai diinfus juga. Sepulang dari Rumah Sakit, kami mendatangi rumah konsumen untuk meminta ma\’af kepada keluarganya,\” jelas Media.

Namun pihaknya sangat menyayangkan, setelah melihat pemberitaan bahwa pihak Rumah Sakit memeriksa sample makanan tersebut dan menyatakan sudah kadaluarsa atau tidak layak konsumsi.

\”Padahal, saat kami ke Rumah Sakit, kami tidak membawa sample makanan apapun. Kami pun tidak tahu yang disebutkan di pemberitaan itu Rumah Sakit mana dan sample makanan itu dari mana,\” ungkap Media.

Baca Juga  Edy Irawan Resmi Kembalikan Berkas, Bidik Kembali Kursi Ketua Demokrat Lampung

Sementara menurut salah satu pengunjung RM lesehan D\’Bakule 2, mengaku tidak pernah ada yang komplain.

\”Saya dan teman-teman sudah sering makan di sini, namun tidak pernah ada yang komplain soal makanannya. Makanan yang disajikan juga tidak ada yang kadaluarsa atai busuk, semua masih layak konsumsi,\” ujar Tari, warga Pringsewu. (Darma)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal
DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB