Pedagang Hamtebiu Digusur, Pengunjung Kembali Sepi

Redaksi

Kamis, 16 Januari 2020 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Taman Kota Hamtebiu di kelurahan Pasar Liwa Balikbukit Lampung Barat, beberapa waktu lalu menjadi salah satu destinasi wisata, dan lahan ekonomi masyarakat setempat. Tapi saat ini taman yang dulu di kenal angker tersebut kembali sepi.

Penyebabnya, pedagang berbagai macam kuliner yang selama ini, ikut menjadi daya tarik wisatawan tergusur, karena tidak boleh lagi memanfaatkan trotoar bagian depan taman sebagai tempat berjualan.

Agus warga Balikbukit yang ikut terusir, mengatakan pihaknya bersama puluhan pedagang lain ikut berperan aktif meramaikan taman kota Hamtebiu, tetapi ketika sudah ramai, pedagang yang ada di usir dan saat ini taman tersebut kembali sepi.

Baca Juga  Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Kami heran dengan kebijakan instansi terkait di Pemkab Lampung Barat, yang melakukan pengusiran terhadap pedagang di taman Hamtebiu, padahal selama tempat yang terkenal angker itu sudah mulai ramai, dan menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan,\” kata dia, Kamis (16/1).

Baca Juga  Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN

Kalau keberadaan pedagang dianggap sebagai pemicu kemacetan kata Agus, artinya Pemkab Lampung Barat tidak dapat melihat apa yang jadi pemicu, seharusnya yang ditertibkan adalah parkir kendaraan, bukan pedagang  yang  di usir. Yang pasti sebutnya, pedagang lebih sejahtera dan nyaman tiga tahun lalu dibanding saat ini.

Seharusnya kata Agus, Pemkab Lampung Barat belajar banyak dari daerah lain, seperti Jogjakarta. Malioboro itu awalnya masyarakat memanfaatkan teras toko dan trotoar sebagai tempat berdagang, coba  dilihat sekarang, wisatawan belum ke Jogyakarta apabila belum ke Malioboro.

Baca Juga  Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah

\”Setahu kami, Pemkab Lampung Barat sering melakukan studi banding, ada sejumlah kota besar kemacetan itu menjadi destinasi wisata seperti Malioboro,\” kata  Agus seraya mengatakan ikan-ikan di taman hamtebiu ikut merana karena sepinya pengunjung yang menjadi sumber kehidupan mereka selama ini. (Iwan)

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB