Panwascam Langkapura Dihalangi Masuk Pertemuan Zaiful Bokhari dan Kades

Redaksi

Kamis, 26 November 2020 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi

Foto: Dokumentasi

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Panwaslu Kecamatan (Panwascam) Langkapura, Burnawan, mengaku tidak diizinkan memasuki Balai Krakatau tempat pertemuan Calon Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif bersama sejumlah kepala desa (kades) dan ASN, Kamis (26/11).

Sekira pukul 16.00 WIB Burnawan menuju lokasi setelah mendapatkan instruksi dari Bawaslu Kota Bandarlampung.

\”Kebetulan yang sampai di sana itu Pengawas Kelurahan. Ketika kita akan masuk, kita dihalangi sama penjaga di depan, harus ada surat tugas,\” tutur Burnawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan bahwa tugas yang disampaikan kepada dirinya mendesak dan mendadak.

\”Jadi saya tunjukkan identitas pengawas pemilu ternyata tetap tidak bisa masuk,\” ujar dia.

Tidak lama berselang acara itu pun usai dan Burnawan dengan berbekal informasi yang diperolehnya berjalan ke lokasi.

\”Sampai di sana, penjaga yang di depan meminta saya untuk menemui pemilik gedung, Edi Irawan,\” katanya.

Ketika bertemu dengan Edi Irawan, dia menunjukkan identitas diri sebagai Panwascam Langkapura, tetapi pemilik Balai Krakatau tersebut tidak bersedia memberitahukan terkait kegiatan tersebut.

\”Dia tetap meminta surat tugas,\” ujarnya.

Burnawan menuturkan sebelum dirinya, sudah terlebih dulu Pengawas Kelurahan dan Koordinator Divisi PHL Panwascam setempat tiba di lokasi dan tetap dilarang masuk.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah berjanji akan melakukan penelusuran dan investigasi terhadap pertemuan Zaiful Bokhari yang berpasangan dengan Sudibyo di Pilkada Lampung Timur.

\”Kita sudah utus Panwascam ke sana tapi tidak boleh masuk. Saya dapat kiriman foto, ada petahana Zaiful Bokhari dan Ketua DPRD Lampung Timur Ali Johan Arif. Kita akan telusuri dan investigasi,\” kata Khoir. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:56 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Senin, 2 November 2026 - 17:54 WIB

Mirza Ajak Generasi Muda Kembangkan Hilirisasi Komoditas Unggulan Desa

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:33 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Langkah Mirza Majukan Sektor Pertanian Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Jihan Nurlela Dorong PERSI Perkuat Sinergi dan Tingkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan PORNAS KORPRI XVIII 2027, Target Pertahankan Peringkat Kedelapan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:23 WIB

PWI Lampung Tekuk PKS FC 9-4 dalam Laga Persahabatan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:37 WIB

BPN Verifikasi Ulang Lahan Way Dadi, Pemprov Lampung Siapkan Skema Penyelesaian

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Jihan Nurlela Dorong UMKM Lampung Tembus Pasar Ekspor Lewat Penguatan Ekosistem Usaha

Berita Terbaru