oleh

Ops Patuh Krakatau, Polisi Amankan Petani Bawa Airsoftgun

Tanggamus (Netizenku.com): Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus, bersama Sipropam mengamankan pria 51 tahun berinisial YA warga Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, Kamis (5/9) siang.

Pasalnya, pria yang sehari-sehari bekerja sebagai petani itu, kedapatan membawa sepucuk senjata Airsoftgun berikut 6 butir peluru gotri, saat terjaring razia operasi Patuh Krakatau 2019 Polres Tanggamus.

Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Yuniarta, SH mengungkapkan, YA diamankan sekitar pukul 10.30 WIB dalam pelaksanaan razia Ops Patuh di Jalan Raya Pekon Kutadalom Kecamatan Gisting.

Baca Juga  Satres Narkoba Tanggamus Tes Urine Anggotanya

\”Airsoftgun dibawa YA di dalam tas selempang ketika dia hendak mengeluarkan surat-surat kendaraan,\” ungkap AKP Yuniarta mewakili Plh Kapolres Tanggamus, AKBP Joko Bintoro SH SIk

AKP Yuniarta menjelaskan, sebelumnya YA melintas dari arah Talangpadang menuju ke arah Kotaagung dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X Nopol BE 7377 ZB.

\”Saat dilakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, yang bersangkutan mengeluarkan surat menyurat yang diminta dari dalam tas miliknya, petugas kami di lapangan melihat senjata tersebut kemudian langsung di amankan,\” jelasnya.

Baca Juga  3 Tersangka Penyalahguna Narkoba Dilimpahkan ke Kejaksaan Tanggamus

Ditambahkan AKP Yuniarta, saat ini pelaku pembawa Airsoftgun telah diserahkan ke Satresrkim Polres Tanggamus guna pemeriksaan lebih lanjut.

\”Pelaku dan dan Airsoftgun telah diserahkan ke Satreskrim,\” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas melalui Kanit Reserse Umum (Kanit Resum) Ipda Iman Sobri, SH mengatakan, pihaknya telah menerima penyerahan pelaku dari Sat Lantas dan Sipropam.

Menurutnya, terhadap pelaku telah dilakukan pemeriksaan, airsoftgun dalam kondisi baik berisi 6 butir peluru gotri dan diketahui surat-surat kepemilikan Airsoftgun telah mati masa berlakunya.

Baca Juga  Dewi Handajani Serahkan Bantuan untuk Petani

\”Sudah kami terima pelaku dan airsoftgun berisi 6 peluru gotri. Karena peruntukan senjata hanya untuk digunakan di lokasi latihan menembak, maka softgun kami sita,\” kata Ipda Iman Sobri.

Berdasarkan keterangan YA, ia membawa senjata airsoftgun untuk menjaga diri sebab akan berangkat ke kebunnya di Kecamatan Sumberejo, Tanggamus.

\”Bawa softgun untuk menjaga diri, soalnya saya mau ke kebun di Sumberejo,\” ucap pria berperawakan kecil tersebut. (Arj)

Komentar