Minyak Goreng Langka, Eva Dwiana Latih Ibu-Ibu Bikin Minyak Kelapa

Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau stan UMKM binaan Dinas Perindustrian yang menjual teh herbal bunga telang di Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Sabtu (20/11). Foto: Netizenku.com

Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana meninjau stan UMKM binaan Dinas Perindustrian yang menjual teh herbal bunga telang di Wisata Kuliner Taman UMKM Bung Karno, Jalan Gatot Subroto, Sabtu (20/11). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Ketua Majelis Taklim Rachmat Hidayat, Eva Dwiana, melatih ibu-ibu pengajian setempat memproduksi minyak kelapa untuk dikonsumsi sendiri.

Pelatihan ini untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap konsumsi minyak goreng yang kian langka di Bandarlampung.

“Bunda lagi memerintahkan Majelis Taklim Rachmat Hidayat untuk buat minyak kelapa di rumah masing-masing,” kata Eva Dwiana yang juga Wali Kota Bandarlampung, Rabu (23/2).

Baca Juga  Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengaku meskipun pembuatan minyak kelapa ini tidak menuntaskan persoalan kelangkaan minyak goreng karena keterbatasan bahan baku, tapi setidaknya bisa menginspirasi dan menjadi contoh bagi masyarakat lainnya.

“Di Kota Bandarlampung cari kelapanya dimana?” Pungkas dia.

Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, juga menyampaikan hal senada. Dia mendukung upaya yang dilakukan Majelis Taklim Rachmat Hidayat.

Baca Juga  PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan

Kadek juga mengimbau agar UMKM dan IKM yang memproduksi minyak kelapa bisa memaksimalkan dan memanfaatkan untuk kepentingan pribadi.

“Untuk mengurangi beban produksi minyak goreng. Kalau kita melihat daerah di luar Lampung sudah banyak yang memanfaatkan minyak kelapa seperti dulu lagi,” kata dia.

Kadek menilai minyak kelapa yang diproduksi sendiri tentu lebih terjamin higienisnya. (Josua)

Baca Juga  Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan

Baca Juga: Minyak Goreng Curah Hilang dari Pasar Tradisional

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 22:18 WIB

Jaksa Tuntut Dua Terdakwa Korupsi Kegiatan Bimtek Aparatur Desa Pringsewu

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:13 WIB

Safari Ramadhan Jadi Momentum Sinergi Pemprov dan Pringsewu

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:30 WIB

Pemkab Pringsewu Awali Safari Ramadan 2026 di Kecamatan Ambarawa

Senin, 23 Februari 2026 - 19:27 WIB

Polres Pringsewu Raih Penghargaan Perlindungan Anak

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:03 WIB

Bupati Pringsewu Paparkan Capaian Satu Tahun Kepemimpinan pada Buka Bersama Insan Pers

Jumat, 20 Februari 2026 - 06:46 WIB

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:55 WIB

Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Wabup Tubaba Ajak Warga Perkuat Sedekah dan Kepedulian Lingkungan

Rabu, 25 Feb 2026 - 22:31 WIB