Meski Banyak Beredar Makanan dan Produk Berbahaya, Tuba Enggan Diawasi Badan Pom

Redaksi

Senin, 10 Desember 2018 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com): Keberadaan Kantor Badan Pom Provinsi Lampung di Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), ditolak warga.

Keberadaan kantor tersebut dinilai meresahkan masyarakat dalam melakukan usaha berdagang dan menurunkan perekonomian masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tuba Antoni mengatakan, semenjak adanya Badan Pom, rumah sakit dan klinik sepi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, sejumlah toko dan warung baik makanan ringan maupun kosmetik hampir mengalami tutup massal.

\”Mungkin itu dikarenakan semua makanan maupun kosmetik banyak yang ilegal dan tidak baik, ini dari hasil temuan Badan Pom. Makanya semua tempat usaha menjadi sepi,\” katanya.

Oleh karena itu, kedepan dirinya meminta agar Badan Pom Provinsi Lampung yang menumpang di Tuba supaya dapat melibatkan semua pihak khususnya satker dalam bertugas.

\”Tujuanya, selain kita menghindari terjadinya kesalahpahaman juga demi terjalinnya ikatan kerja sama yang baik. Aalagi Badan Pom di sini baru tiga bulan jadi masih butuh sekali yang namanya bimbingan,\” tambahnya.

Sementara, Kepala Balai Besar Badan Pom Provinsi Lampung, Syamsuliani menjelaskan, jika produk baik makanan maupun alat kosmetik yang ada di Tuba sangat berbahaya.

Karena dari hasil survey pihaknya, produk-produk yang dijual di Menggala khususnya, sangat tidak layak untuk dikonsumsi dan digunakan warga.

\”Jadi berhati-hatilah, karena kami dari lembaga Badan Pom bisa bertindak semuanya. Sebab kami ini dari lembaga non kementerian yang bisa memutuskan apapun yang kami anggap salah meskipun sepihak,\” tegasnya.

Jadi Syamsuliani menjelaskan, meskipun Badan Pom yang menumpang di daerah Tuba baru, namun pihaknya memastikan makanan ataupun produk yang ada di Menggala tidak layak dikonsumsi.

\”Kecuali seperti makanan yang kami sajikan ini baru layak karena kalau makanan dari kami provokasi bersih dan sehat tidak seperti yang dijual di warung-warung,\” jelasnya.

Sementara, dari pantauan wartawan di lapangan, kegiatan perdana yang digelar oleh Badan Pom Tubayang bertemakan Gerakan Nasional Peduli Obat dan Pangan Aman dengan tujuan Sosialisasi tentang kosmetik aman, tampak sepi.

Selain tidak dihadiri tamu undangan juga para pejabat termasuk Bupati Tuba Winarti, juga tidak menghadiri acara tersebut. (armadan).

Dikirim dari Yahoo Mail di Android

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:31 WIB

Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:26 WIB

Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:36 WIB

Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:20 WIB

Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:15 WIB

Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 4 Mei 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pringsewu Peringati Hardiknas 2026, Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu

Kamis, 30 April 2026 - 19:45 WIB

Kabupaten Pringsewu Raih Penghargaan dari Bank Indonesia

Rabu, 29 April 2026 - 23:13 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan ATENSI Rp892 Juta

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB