Majelis Punyimbang Adat Pitung Ngetiyuh Mufakat Penyelesaian Lahan 329 H

Leni Marlina

Sabtu, 25 Mei 2024 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran (Netizenku.com): Majelis Punyimbang Adat Pitung Ngetiyuh menggelar pertemuan dengan para punyimbang adat Lampung yang ada di tiyuh tersebut. Hal ini dilakukan menindak lanjuti hasil rapat dengar pendapat yang digelar Komisi I DPRD Pesawaran beberapa waktu lalu, terkait penyelesaian lahan 329 H di Tanjung Kemala agar Kepala Desa Taman Sari segera melakukan pembuatan sporadik atas permohonan masyarakat adat, dan para ahli waris yang tergabung dalam aliansi masyarakat menggugat.

Kepala Desa Taman Sari, Fabian Jaya, saat hadir pada acara tersebut mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil pertemuan para Punyimbang Adat Pitung Tiyuh dengan DPRD melalu Komisi I beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

“Acara ini merupakan hasil pertemuan kemarin. Hasilnya agar segera mungkin saya melakukan pembuatan sporadik untuk lahan tersebut,” ujar Fabian, Sabtu (25/5/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fabian mengatakan, pada dasarnya terkait pengembalian tanah adat yang berada di Tanjung Kemala itu harus dikembalikan kepada adat dan kepada para ahli waris.

“Dengan pengembalian tanah adat ini nanti, juga harus dipergunakan secara baik dan benar. Artinya, kalau memang nanti lahan ini kelak menjadi kota, tentunya juga kota yang bisa mensejahterakan bagi masyarakat luas, terutama bagi masyarakat yang mempunyai lahan tersebut,” kata Fabian.

Baca Juga  DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP

Disamping masyarakatnya sejahtera, sambung Fabian, juga dalam pengembalian tanah ini kepada yang berhak sehingga akan terciptanya kerukunan diantara mereka.

“Saya juga berharap, agar tugas pembagian tanah adat seluas 329 ha kepada yang berhak dapat terselesai dengan baik, dan sebijaksana mungkin, kepada semua pihak yang memang membutuhkan tanah tersebut sebagai pemilik haknya,” ucap Fabian.

Dalam hal ini, pemerintahan Desa Taman Sari akan membantu sebisa mungkin untuk masyarakat adat termasuk dalam pembuatan sporadik tanah Tanjung Kemala.

“Kami siap membantu dan kita berdoa bersama agar rencana pembuatan sporadiknya berjalan dengan baik dan benar, sesuai keinginan masyarakat adat maupun keinginan pemerintahan sendiri,” ungkap Fabian.

Baca Juga  Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Sementara itu, Saprudin Tanjung selaku pendamping Majelis Punyimbang Adat Pitung Tiyuh mengatakan, sangat bersyukur atas berkumpulnya para tokoh dan pemangku adat tersebut.

“Hari ini mereka berkumpul dan bermufakat untuk menghasilkan suatu kesimpulan yang baik. Bahwa mereka selaku pemilik lahan tersebut mememohon kepada Kepala Desa Taman Sari, Fabian Jaya untuk dapat meningkatkan status lahan menjadi sporadik,” jelas Tanjung.

Adat Pitung Tiyuh ini ucap Tanjung, sebagai perwakilan masyarakat dan mereka pun akan ikut peraturan apa yang akan dilaksanakan, di,samping mereka menjaga supaya tidak ada terjadinya keributan. (Soheh)

Berita Terkait

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I
Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung
PPL bersama Petani Desa Bernung Rayakan Swasembada Pangan
DPRD Pesawaran Pertanyakan Kejelasan Status KMP
DPRD Pesawaran Tolak Pemanfaatan Lahan Sekolah untuk Program KMP
DPD NasDem Pesawaran Rayakan HUT ke-14 dengan Semangat Kebersamaan
Insentif RT di Pesawaran Pakai Dana Desa, AMP Angkat Bicara
Penyadap Karet PTPN Waylima Keluhkan Kerja Malam Tak Manusiawi

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 21:30 WIB

Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI

Senin, 19 Januari 2026 - 20:45 WIB

Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 11:59 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Program Desaku Maju di Hari Desa Nasional 2026

Minggu, 18 Januari 2026 - 16:31 WIB

Sasar Kesejahteraan Warga Sekitar TNWK dan TNBBS, Guru Besar Unila Dorong Optimalisasi Ekonomi Karbon di Lampung

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:41 WIB

Ladang Hijau Penarik Cuan, Saat Pertanian Organik Masuk Bursa Karbon

Sabtu, 17 Januari 2026 - 14:13 WIB

Pasar Karbon Indonesia Masuk Panggung Global, Kita Dapat Apa?

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:32 WIB

DPRD Lampung Soroti Dapur SPPG Sajikan Menu Tak Sehat di Lampung Utara

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:03 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengawasan Daerah di Rakorwasda 2026

Berita Terbaru

Lampung

Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI

Senin, 19 Jan 2026 - 21:30 WIB

Lampung

Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Senin, 19 Jan 2026 - 20:45 WIB

Pringsewu

Polisi Ungkap Komplotan Langganan Pencuri Sapi di Pringsewu

Senin, 19 Jan 2026 - 18:00 WIB