Laporan SAKIP CC, Winarti Murka

Redaksi

Senin, 23 Maret 2020 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang (Lentera SL): Bupati Tulangbawang, Hj Winarti mengaku murka terhadap sebanyak 12 Kepala OPD Pemkab lantaran diduga kuat menjadi penyebab hancurnya penilaian laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) pada Desember 2019 lalu.

Akibat tidak mampu bekerja dengan baik sebanyak 12 Kepala OPD Pemkab Tulangbawang tersebut menyebabkan Pemkab mendapatkan nilai 58,53 dengan kategori CC dari Menpan RI terkait SAKIP tersebut.

\”Jadi saya tidak akan keluarkan Tunjangan Kinerja (Tukin) pejabat atau ASN di tahun ini karena akibat hal tersebut citra Pemkab Tulangbawang rusak akibat OPD yang tidak mampu bekerja dengan baik dan hanya makan uang Tukin saja bisanya,\” ujarnya geram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Pemkab Tulangbawang, Nuria, yang membidangi SAKIP membenarkan jika Bupati Winarti benar-benar kecewa lantaran target SAKIP yang seharusnya mendapatkan nilai di atas 60 dan masuk dalam kategori B namun justru tidak tercapai.

Menurut Nuria hal tersebut terjadi bukan mutlak kesalahan dari pihaknya akan tetapi jebloknya raport SAKIP lantaran disebabkan sebanyak 12 kepala OPD Pemkab Tulangbawang tidak mampu menjalankan berbagai program kerja selaras dengan misi bupati yang termuat dalam RPJMB sehingga menyebabkan nilai raport SAKIP anjlok.

\”Karena di tahun 2019 lalu nilai raport kita sama CC juga seperti tahun tahun lalu hanya beda skor, jika 2018 nilai kita 58,19 dan 2019 nilai kita 58,53 padahal Bupati menginginkan kita meraih B sesuai target namun yang kita peroleh CC wajar kalau bupati kecewa dengan jajarannya dan menahan Tukin,\” ucapnya.

Nuria menjelaskan dari 15 OPD yang menjadi sample penilaian raport SAKIP hanya sebanyak 3 OPD saja yang dinilai Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) mendapat skor B (Baik) atau dianggap mampu bekerja dengan menyelaraskan program kerja dan misi bupati.

\”Adapun ketiga OPD tersebut yang sudah mendapat nilai baik dan mampu bekerja yakni Dinas Kesehatan, Bappeda-Litbang dan Inspektorat Tulangbawang, ketiga OPD tersebut sudah mampu bekerja dengan baik,\” jelasnya.

Nuria juga menerangkan sisanya sebanyak 12 OPD lainnya yang mendapatkan nilai buruk atau skor CC bahkan ada yang mendapat skor C (kurang baik) sehingga menjadikan Tulangbawang hancur dalam sistem laporan SAKIP.

Adapun nama 12 OPD Pemkab Tulangbawang tersebut diantaranya yakni, Dinas Pertanian, Dinas Kominfo, BLHD, Dinas Catatan Sipil, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas Sosial, Dinas Penataan Umum dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Penanaman Modal dan PTSP Dinas PP dan KB Tulangbawang.

\”Itu semua dipicu oleh ketidak fahaman OPD, terhadap RPJMB dalam arti saat penyusunan perencanaan program harus selaras dengan misi bupati. Namun, yang terjadi 12 OPD tidak melaksanakanya, mereka hanya mementingkan kegiatan atau membuat program sesuai kehendak masing-masing sehingga berdampak ketidakpuasan pimpinan terhadap raport SAKIP sehingga hasilnya anjlok,\” bebernya.

Nuria meminta kepada 12 kepala OPD Pemkab Tulangbawang terkait diharapkan agar dapat bersama-sama membantu pihaknya dalam mengajar target SAKIP pada tahun 2020 ini agar mencapai nilai B.

\”Karena saya akui dalam hal ini kita semua salah termasuk saya yang membidangi SAKIP. Kepala OPD apabila bina program dan membuat laporan SAKIP periksa kembali, jangan asal di iyakan saja karena tahun ini kita harus berhasil mendapat nilai B sesuai instruksi Bupati,\” ingatnya. (Armadan)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 22:03 WIB

Giri Akbar, Kunjungan Wapres Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:55 WIB

Koperasi IJP Gandeng Kelompok Tani Lampung Timur Kembangkan Magot Bernilai Ekonomi

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:29 WIB

DPRD Lampung Minta Pengawasan Ketat Hewan Kurban

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:45 WIB

Jalan Mulus hingga Perbatasan, Gubernur Lampung Resmikan Groundbreaking Ruas Brabasan-Wiralaga

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:27 WIB

Kasus HIV di Lampung Meningkat, DPRD Lampung Desak Pemerintah Perkuat Edukasi dan Pencegahan

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:44 WIB

Inovasi RMDku, Cara Lampung Dongkrak Akurasi IPM

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:47 WIB

Sekber Konstituen Dewan Pers Segera Gelar Sarasehan “Lampung Mau Dibawa Ke Mana?”

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:22 WIB

Pupuk Subsidi Mandek di Lampung Tengah, Miswan Rody Endus Permainan Kotor Oknum

Berita Terbaru

Celoteh

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Pringsewu

468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:31 WIB

Lainnya

Skandal Setoran TPP Guru TK Tanggamus Terbongkar

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:51 WIB