Lampung Dorong Pengembangan Urban Farming

Luki Pratama

Minggu, 23 Juni 2024 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto. Foto: Ist.

Kepala Dinas KPTPH Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto. Foto: Ist.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, mendorong pengembangan urban farming di Lampung.

Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama komoditas strategis seperti cabai, yang sering mengalami gejolak harga.

“Urban farming ini akan kita dorong, terutama untuk komoditas strategis yang banyak dibutuhkan masyarakat dan bisa menimbulkan gejolak,” ujarnya kepada awak media, Minggu (23/6).

Baca Juga  Komisi V DPRD Lampung Dukung Inisiatif Perda Anti LGBT

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan program urban farming ini akan dilakukan di pekarangan rumah warga. Masyarakat akan diberikan bantuan bibit cabai organik melalui program Kawasan Desa Beragam Gizi Seimbang dan Aman Pangan (B2SA).

“Kita beri bantuan bibit cabai, mereka tanam di pekarangannya masing-masing. Ini dari APBN dari Bapanas. Diberi benih, lalu dikelola di pekarangannya,” jelas Bani.

Baca Juga  Konflik Gajah-Manusia, DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Presiden

Ia berharap dengan program urban farming ini, kebutuhan cabai di Lampung dapat dipenuhi dari hasil panen masyarakat sendiri. Sehingga, mereka tidak lagi tergantung pada pasokan dari pasar yang seringkali mengalami fluktuasi harga.

“Kebutuhan sayuran, khususnya cabai, bisa terpenuhi dari sana. Jadi, tidak tergantung lagi dari pasar. Ini yang kita dorong, agar komoditas yang menimbulkan gejolak bisa terpenuhi dari sisi pribadi,” tambahnya.

Baca Juga  Ladang Hijau Penarik Cuan, Saat Pertanian Organik Masuk Bursa Karbon

Selain cabai, ia juga mendorong masyarakat untuk menanam komoditas lain yang dibutuhkan sehari-hari, seperti sayuran dan buah-buahan. Urban farming tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan.

“Urban farming ini juga bisa juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat,” tutupnya. (Luki) 

 

Berita Terkait

Konflik Gajah-Manusia, DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Presiden
Pemprov Lampung Targetkan Tunda Bayar Selesai Februari 2026
Presiden Dukung Pembangunan Pembatas Permanen Atasi Konflik Gajah di Way Kambas
Soal Way Kambas, Gubernur Lampung Pastikan Negara Hadir
Satgas MBG Lampung Klaim Pembentukan SPPG Lampaui Target, Fokus Kualitas di 2026
Pesangon Rp480 Juta Tak Kunjung Dibayar, Mantan Pekerja Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung
Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI
Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:27 WIB

Konflik Gajah-Manusia, DPRD Lampung Sambut Baik Langkah Presiden

Rabu, 21 Januari 2026 - 00:05 WIB

Presiden Dukung Pembangunan Pembatas Permanen Atasi Konflik Gajah di Way Kambas

Selasa, 20 Januari 2026 - 22:48 WIB

Soal Way Kambas, Gubernur Lampung Pastikan Negara Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:12 WIB

Satgas MBG Lampung Klaim Pembentukan SPPG Lampaui Target, Fokus Kualitas di 2026

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:59 WIB

Pesangon Rp480 Juta Tak Kunjung Dibayar, Mantan Pekerja Koperasi Kekar Mengadu ke DPRD Lampung

Senin, 19 Januari 2026 - 21:30 WIB

Relawan dan Pemprov Lampung Bersinergi Rawat Rumah DASWATI

Senin, 19 Januari 2026 - 20:45 WIB

Lampung Bidik 85 Persen Jalan Mantap Tahun 2026

Senin, 19 Januari 2026 - 16:27 WIB

Satu Tahun Program MBG, DPRD Lampung Tegaskan SPPG Lalai Harus Ditutup

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Kejari Tubaba Imbau Warga Waspadai Penipuan Catut Nama Pejabat

Rabu, 21 Jan 2026 - 19:05 WIB