Kontes Bonsai PPBI Menyatu dengan Alam

Redaksi

Selasa, 9 Juli 2019 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Keberanian Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia  (PPBI) Lampung Barat, menggelar pameran dan kontes bonsai sekala nasional, mendapat acungan jempol dari dewan juri, yang sudah dua hari melakukan penilaian.

Salah satu juri, Denny Najoan asal Surabaya Jawa Timur, mengatakan apa yang dilakukan panitia sudah sesuai standar pameran dan kontes sekala nasional, walaupun ini merupakan pengalaman pertama.

\”Luar biasa persiapan yang dilakukan PPBI cabang Lampung Barat, dari lokasi pameran dan kontes, tata letak pohon, serta perangkat yang dibutuhkan sudah sangat memenuhi standar, dan tempatnya di Kebun Raya Liwa  (KRL), berarti pameran dan kontes ini menyatu dengan alam,\” kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selain tempat dan perangkat, jelas seniman bonsai senior ini, pohon-pohon bonsai yang menjadi peserta kontes, sudah memenuhi standar dan sudah layak diikutkan pada kontes sekala nasional.

\”306 pohon yang diikutsertakan dalam kontes semua karya terbaik seniman bonsai dari berbagai daerah, jadi apa yang dilakukan oleh PPBI cabang Lampung Barat sudah dapat menjadi rujukan bagi daerah lain yang akan menyelenggarakan kegiatan serupa,\” ujarnya.

Apakah sebagai seniman bonsai bisa menjadi sumber kehidupan, Denny, mengatakan sangat menjanjikan apalagi seni bonsai yang sudah ratusan tahun, tidak ada matinya, apalagi sekarang banyak kolektor dan pencinta bonsai baru.

\”Kalau kita serius sebagai seniman bonsai, tentu akan menjadi lahan penghidupan yang sangat menjanjikan, apalagi kolektor dan pencinta bonsai, sangat menghargai nilai seni yang dihasilkan, sehingga bonsai nilainya sangat tinggi dan mencapai harga ratusan juta bahkan ada yang miliaran,\” jelasnya.

Baca Juga  Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Yudi, juri asal Musi Banyu Asin (Muba) Sumatera Selatan, yang berniat melakukan pameran dan kontes di daerahnya, mengaku  selain  bertugas melakukan penjurian, dirinya juga belajar dengan Lampung Barat, karena kedepan akan melakukan hal yang sama di daerahnya.

\”Kami PPBI Muba punya rencana akan melakukan pemeran dan kontes, jadi selain melakukan tugas utama sebagai juri, apa yang dilakukan panitia disini akan saya pelajari untuk melakukan kegiatan yang sama,\” jelasnya.

Sementara Zilingo, juri asal Kerawang Jawa Barat, mengapresiasi kinerja tim panitia yang bekerja dengan maksimal, apalagi menurut dia kegiatan yang dilakukan PPBI Lampung Barat di gelar secara swadaya, dan semua kelas yang dikonteskan sesuai dengan standar.

Baca Juga  Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

\”Sukses tidaknya kita menggelar kegiatan tergantung dengan dengan kekompakan panitia penyelenggara, dan apa yang dilakukan kawan-kawan di Liwa Lampung Barat sudah sangat baik dan wajib dipertahankan, serta mampu memenuhi kuota untuk kelas utama, padahal Lampung Barat jauh dari  daerah pusat kota,\” ujarnya.

Seperti di ketahui PPBI Lampung Barat menggelar pameran dan kontes bonsai 6-16 Juli yang dipusatkan di KRL Pekon Kubu Perahu Kecamatan Balikbukit.  Sementara dewan juri yang memberikan penilaian adalah Deni Najoan  (Surabaya), Yusuf Sumartin  (Bandung), Yudi  (Muba), Zilong  (Kerawang), Wahyudin Sambas (Bandung), Rafi (Bengkulu). (Iwan)

Berita Terkait

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov
Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah
Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit
Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:05 WIB

Lampung Siap Bangun 2 Pabrik Bioetanol, Harga Singkong Petani Bakal Melambung Tinggi

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:22 WIB

Lampung Jadi Pilot Project Bioetanol Nasional, Siap Pasok 10 Persen Kebutuhan E10 Indonesia

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:36 WIB

Kisruh Verifikasi Domisili SPMB Lampung 2026, Ribuan Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMAN

Senin, 8 Juni 2026 - 22:55 WIB

Nasib Eks Pekerja BUMD Lampung, 3 Tahun Menanti Pesangon Meski Menang di Pengadilan

Senin, 8 Juni 2026 - 19:35 WIB

Jihan Nurlela Ajak Peserta PKN II Sumsel Gali Inovasi di Lampung

Senin, 8 Juni 2026 - 18:03 WIB

Kawal Aspirasi Warga, DPRD Lampung Teruskan Hasil Diskusi BPN Terkait Waydadi ke Pemprov

Senin, 8 Juni 2026 - 15:14 WIB

Hadiri Wisuda Perdana Universitas Indonesia Mandiri, Jihan Ajak Lulusan Kembali Bangun Daerah Asal

Berita Terbaru

Lampung

DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

Selasa, 9 Jun 2026 - 22:22 WIB