Kapolda Lampung: Stop Black Campaign

Redaksi

Senin, 7 Mei 2018 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Netizenku.com): Kapolda Lampung, Irjen Pol Suntana meminta kepada tim kampanye masing-masing pasang calon Gubernur Lampung untuk menjaga kondusifitas politik jelang Pilgub Lampung, dengan cara berperilaku sportif dan tidak melakukan kampanye hitam.

Sebab menurutnya, kampanye hitam membuat keamanan dan ketertiban Pilgub Lampung mulai sedikit goyah, dengan adanya saling serang informasi.

Untuk itu, Kapolda Lampung Irjen Suntana meminta kepada seluruh tim pemenangan paslon agar menghentikan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kemarin kita sudah lakukan pertemuan di Polda dan mengundang para cagub untuk membicarakan hal itu, meminta calon dan para timses untuk mengedepankan langkah-langkah ilegal dalam menyelesaikan pilkada, tidak boleh headspeed, tidak boleh black campaign. Namun, terkait perkembangan yang bersifat black campain dan lainnya, kami akan tetap menghimbau kembali agar tidak memakai cara-cara itu,\” kata dia saat ditemui di Mapolda Lampung, Senin (7/5).

Disamping itu, menurutnya, pihaknya juga akan segera berkoordinasi dengan Bawaslu dan KPU dalam usaha pencegahan. \”Jika terbukti secara hukum atau apabila ketahuan secara pidana, maka akan kita proses. Maka dari itu, kita akan lakukan langka-langkah penghentian dan mungkin para calon akan dipanggil lagi oleh KPU,” pungkasnya. (Mel)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB