Kampoeng Kopi, Destinasi Wisata Perkebunan Andalan Lambar

Redaksi

Rabu, 26 Desember 2018 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, saat ini destinasi wisata perkebunan yang menyuguhkan keindahan alam masih sangat jarang.

\”Kita tidak punya laut, yang selama ini menjadi primadona, maka Lampung Barat yang memiliki kekayaan kebun kopi, harus kita kembangkan sehingga menjadi destinasi wisata alam,\” katanya saat meninjau di Kampoeng Kopi Pekon Rigis Jaya Kecamatan Air Hitam, Rabu (26/12).

Agro wisata Kampoeng Kopi harus dikemas dengan baik dan menarik, sehingga wisatawan yang berkunjung tidak hanya sebatas melihat hamparan kebun kopi, tetapi dapat beraktivitas langsung bersama masyarakat.

Baca Juga  Amanah di Singgasana, Bukan Sekadar Pencitraan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Jadi kalau ada wisatawan yang datang selain disapa dengan ramah, serta melihat secara langsung perkebunan kopi, juga diajak berinteraksi langsung dengan petani,\” ujar Parosil didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin, Ketua DPRD Edi Novial dan Kabag Humas dan Protokol Burlianto Eka Putra serta Camat Air Hitam Domi Nofalisa.

Bupati juga mengatakan, bagi pengunjung Kampoeng Kopi juga dapat secara langsung berbaur dengan petani, dan melakukan aktivitas seperti melakukan proses penyetekan, pembibitan, panen bahkan memproses buah menjadi bubuk kopi yang nikmat.

Baca Juga  Kunker ke Lampung Barat, Gubernur Bawa Dua Janji Manis

\”Alam di Kampoeng Kopi Rigis Jaya yang sejak dengan bentangan kebun kopi ribuan hektar, hamparan kabut putih di pagi hari menjadi alternatif wisata warga dari luar Lampung Barat dan bisa langsung melakukan aktivitas bersama masyarakat setempat,\” jelasnya.

Terkait pengembangan perkebunan kopi di Lampung Barat kata Parosil, pihaknya tidak saja menambah pengetahuan petani secara otodidak tetapi Pemkab memfasilitasi petani untuk belajar di daerah luar Lampung Barat, bahkan pada 2019 akan didirikan sekolah kopi.

Baca Juga  Tujuh Pejabat Baru, Ujian Sesungguhnya Baru Dimulai

\”Kopi merupakan potensi perkebunan terbesar di Lampung Barat, jadi untuk terus melestarikan sehingga petani tidak beralih ketanaman lain, Pemkab terus memacu pengembangan pengetahuan petani, salah satu yang akan kita rintis Tahun 2019 adalah sekolah kopi,\” kata Parosil, seraya menjelaskan di Kampoeng Kopi saat ini sudah terbangun berbagai fasilitas pendukung. (iwan)

 

Berita Terkait

Bambang Kusmanto Tinjau Pos Damkar Balik Bukit
Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?
Wabup Lambar Sidak ASN: Masih Ada yang Bandel, Absen Tanpa Jejak
Kolaborasi dengan PTN, Jalan Cerdas Parosil Mabsus Membangun Daerah
Bus DAMRI Akhirnya Masuk Lumbok Seminung, Wisata dan Aktivitas Warga Jadi Makin Gampang
Sat Intelkam Polres Lampung Barat Gelar Doa Bersama Peringati HUT Intelijen Polri ke-80
Tak Sekadar Imbauan, Arahan Parosil Mabsus Tumbuh di Polibag ASN
Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:00 WIB

DPRD Lampung Dorong Keberlanjutan Rute Internasional Lampung–Malaysia

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:27 WIB

Gubernur Mirza Pimpin HLM TPID Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:59 WIB

Kostiana Dorong Digitalisasi UMKM di Peringatan HUT ke-51 IWAPI Lampung

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:20 WIB

Yusnadi, Jembatan Kali Pasir Segera Dibangun, Ada Solusi Sementara

Senin, 9 Februari 2026 - 23:55 WIB

Pemprov Lampung Raih Opini Kualitas Tertinggi Ombudsman RI

Berita Terbaru