Jumlah PBBP2 Tuba tak Sinkron

Redaksi

Rabu, 21 November 2018 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com): Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tulang Bawang (Tuba) menegaskan jika Program Monitoring dan Evaluasi (Monev) terkait tunggakan Pajak Bumi Bangunan dan Pedesaan Perkotaan (PBBP2) telah dilaksanakan secara serentak di empat kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang (Tuba).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Tuba Ria Kholdi mengatakan,tahun ini pihaknya konsentrasi penuh untuk mensinkronkan tunggakan hutang piutungan PBBP2.

\”Karena pada saat pelimpahan tahun 2014 lalu antara KPP Pratama Kotabumi Lampung Utara dengan Pemkab Tulang Bawang itu memiliki selisih jumlah angka pendataan. Sehingga antara data kami di Bapenda dengan pihak kecamatan dan kampung tidak sama,\” katanya saat membuka kegiatan Monev di Kecamatan Menggala Timur, Rabu (21/11).

Ria membeberkan, tunggakan tersebut mencapai Rp4 miliar. Padahal, apabila melihat dari data yang ada untuk jumlah total besarnya hutang piutang terhadap PBBP2 tidak sebesar itu. \”Sebab dari hasil cros cek dan kegiatan monev yang kami lakukan itu ada masyarakat yang sudah bayar langsung dan ada juga yang sudah bayar melalui aparatur kampung, sehingga datanya sampai sekarang ini belum sinkron dan tidak tepat,\” tambahnya.

Baca Juga  Winarti: Program Pemkab Harus Menyentuh Langsung Masyarakat

Makanya digelar monev untuk menuntaskan tagihan PBBP2 tersebut. Agar data antara Bapenda, BPD, kecamatan dan kampung sesuai.

Monev tersebut telah mulai dilaksanakan di Kecamatan Menggala dan Kecamatan Menggala Timur dengan dipusatkan di Kecamatan Menggala. Kemudian di Kecamatan Gedung Meneng dan Kecamatan Dente Teladas di pusatkan di Kecamatan Gedung Meneng..

\”Karena kenapa kita ambil di empat Kecamatan ini selain lokasinya yang dekat dan berdekatan juga tagihan hutang piutang terhadap PBBP2 sudah masuk 80 persen dari total tunggakan karena untuk di Kecamatan Menggala target PBBP2 sebesar Rp244.684.135 dan yang sudah masuk sebesar Rp152.887.328 sedangkan Kecamatan Menggala Timur sebesar Rp238.961.337 dan yang sudah tercapai sebesar Rp120.778.000,\” tegasnya.

Baca Juga  Tahap Seleksi Paskibraka Tulangbawang Selesai 100 persen

Sementara, saat ini masih ada sebelas kecamatan lagi yang akan melaksanakan monev ini dan akan segera menyusul.(armada)

 

Berita Terkait

Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang
Winarti Launching Penyerahan BLM BMW Secara Virtual
Firmansyah Hadiri Pelantikan SMSI Kabupaten Tulangbawang
Anthoni Serahkan Bantuan Langsung Masyarakat dan Launching BMW 2021
Winarti Launching Program Kreatif Mandiri Bergerak Melayani Warga Tahun 2021
Bupati Tulangbawang Tinjau Vaksinasi di Puskesmas Banjar Agung

Berita Terkait

Jumat, 19 April 2024 - 12:30 WIB

Cuaca Lampung Diprediksi Berawan-Hujan Ringan, Aman untuk Penyeberangan

Kamis, 18 April 2024 - 21:58 WIB

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 April 2024 - 19:49 WIB

DPD PDI Perjuangan Santai Tanggapi Rumor Umar Ahmad-Edi Irawan

Kamis, 18 April 2024 - 13:38 WIB

Lampung Memperkaya Kalender Pariwisata dengan 90 Kegiatan Tahun 2024

Kamis, 18 April 2024 - 12:42 WIB

6 Trayek Baru Angkutan Perintis Lampung Diajukan

Rabu, 17 April 2024 - 20:26 WIB

Musim Selancar, Disparekraf Lampung Klaim Telah Lakukan Koordinasi

Rabu, 17 April 2024 - 19:47 WIB

Arinal Apresiasi Komitmen ASN Lampung Pasca Libur Lebaran

Rabu, 3 April 2024 - 07:36 WIB

Perpusda Lampung Merabah Desa 

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Beri Bantuan Jamban Sehat di Tumijajar

Jumat, 19 Apr 2024 - 10:33 WIB

Mantan Bupati Kabupaten Tubaba, Umar Ahmad. Foto: Ist.

Lampung

Umar Ahmad dan Sinyalemen Dukungan PDI Perjuangan

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:58 WIB

Direktur Eksekutif YKWS, Febrilia Ekawati. Foto: Arsip.

Bandarlampung

YKWS: Banjir di Balam Bukan Semerta Bencana Alam

Kamis, 18 Apr 2024 - 21:32 WIB