Inflasi Turun, Pemkot Bandarlampung Raup Rp 6,5 M Insentif Fiskal

Agis Dwi Prakoso

Senin, 22 Juli 2024 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Walikota Eva Dwiana bersama Badan Pusat Statistik Bandarlampung.  (Foto: Agis)

Walikota Eva Dwiana bersama Badan Pusat Statistik Bandarlampung. (Foto: Agis)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung mendapat insentif fiskal sebesar Rp 6,5 miliar. Hal tersebut diraih pemkot lantaran berhasil menurunkan angka inflasi.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kepala Badan Pusat Statistik Bandarlampung, Akhmad Nasrudin, menjelaskan bahwa inflasi tertinggi terjadi di Lampung Timur sebesar 4,06 persen. Bandarlampung menjadi yang terendah di angka 2,25 persen.

“Inflasi dihitung berdasarkan 388 komoditi yang kita klasifikasi menjadi 11 kelompok. Kita lihat secara global apa yang paling banyak jadi kebutuhan masyarakat kemudian dihitung bobot dan kesesuaian harganya. Berlaku sama untuk semua komoditi,” kata dia di Ruang Rapat Walikota Bandarlampung, Senin (22/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas hal ini, lanjut dia, pemkot mendapat insentif fiskal sebesar Rp 6,5 miliar. Diketahui, Insentif fiskal sendiri bersumber dari APBN yang diberikan kepada daerah berdasarkan kinerja tertentu berupa perbaikan dan/atau pencapaian kinerja berupa tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, dan pelayanan dasar yang mendukung kebijakan strategis nasional.

Insentif fiskal dapat digunakan guna memacu daerah untuk semakin meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, kesehatan fiskal APBD, serta pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pelayanan umum pemerintahan.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bandarlampung, Eva Dwiana, mengucapkan terimakasih atas kinerja yang dilakukan oleh banyak pihak. Dirinya juga berkomitmen untuk melakukan penurunan ekstrim di sektor kemiskinan.

“Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa bagi kita. Saya ucapkan terimakasih pada banyak pihak atas kerja kerasnya,” tandasnya. (Agis) 

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:03 WIB

Disnakeswan Lampung Raih Peringkat 2 Kematangan Perangkat Daerah

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:59 WIB

Ketua DPRD Lampung, Ajak Perkuat Gotong Royong di HUT ke-62 Lampung

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:50 WIB

Lampung Usia 62, Pemprov Lampung Tegaskan Arah Pembangunan Berdaya Saing

Senin, 30 Maret 2026 - 20:08 WIB

Pansus LHP BPK DPRD Lampung Rampungkan Tugas, Soroti Temuan Berulang

Berita Terbaru

Pesawaran

Gandeng BPDLH, Pemkab Pesawaran Perkuat Pembiayaan Petani

Kamis, 2 Apr 2026 - 19:31 WIB