HUT Kartini di Pringsewu, Petugas dan Peserta Seluruhnya Wanita

Redaksi

Senin, 23 April 2018 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Pringsewu, menggelar upacara peringatan Hari Kartini di lapangan Pemkab Pringsewu, Senin (23/4). Tema peringatan tahun ini adalah ‘Dengan Semangat Peringatan Hari Kartini Kita Wujudkan Kebangkitan Emansipasi Kaum Perempuan Menuju Kabupaten Pringsewu Bersahaja’.  Uniknya, pada upacara ini semua petugas dan peserta upacara adalah kaum perempuan.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu, Nurrohmah Sujadi, pembaca UUD 1945 adalah Wakil Ketua TP-PKK, Rita Irviani Fauzi, perwira upacara  Ketua Bhayangkari Pringsewu, Andik Poernomo Sigit, komandan upacara Kabag Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, Ani Sundari serta pembaca sejarah R.A. Kartini adalah Wakil Ketua GOW Kabupaten Pringsewu, Firstin Bahagia. Sedangkan untuk petugas paduan suara adalah para suster FSGM Pringsewu.

Baca Juga  Apel Perdana 2026, Bupati Pringsewu Serahkan 34 SK PPPK dan 456 SK PPPK Paruh Waktu

Upacara dihadiri Bupati Pringsewu, Sujadi dan Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi serta jajaran forkopimda Pringsewu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu, Nurrohmah Sujadi dalam amanatnya mengatakan, tujuan peringatan Hari Kartini adalah untuk memperingati dan menghormati perjuangan R.A. Kartini dalam mewujudkan kesetaraan kesempatan antara laki-laki dan perempuan di era modern, yang secara khusus dalam bidang pendidikan dan secara umum kesetaraan gender di semua bidang.

Peringatan Hari Kartini  mengandung makna mendalam mengenai emansipasi perempuan dan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat Indonesia untuk terus konsisten memperjuangan keadilan gender.

Berbicara tentang emansipasi wanitakata dia, tidak terlepas dari sosok nama R.A. Kartini yang telah memperjuangan persamaan dan kesetaraan gender wanita pada masa kolonial Belanda dulu.  Kepeloporan R.A. Kartini  tentunya perlu ditiru dan diteladani, karena  berkat perjuangan beliau, perempuan Indonesia kini telah memperoleh hak-haknya sebagai perempuan dan memperoleh kebebasan, meskipun masih banyak yang membutuhkan uluran tangan khususnya pembangunan melalui peran kaum perempuan. “Kaum perempuan perlu mencontoh semangat Kartini, apalagi saat ini kaum perempuan dituntut keikustraannya dalam mensukseskan pembangunan nasional. Namun bukan berarti mengurangi perannya dalam mebina keluarga, justru kaum perempuan harus lebih arif dan bijaksana dalam menempatkan fungsinya sebagai ibu rumah tangga, dan sebagai perempuan, kita juga tidak bisa meninggalkan kodrat sebagai perempuan,” katanya.

Baca Juga  Wabup Pringsewu Resmi Buka Festival Solosong Dangdut KOMDAP Se-Provinsi Lampung 2026

Lebih lanjut disampaikan istri bupati Pringsewu ini, dampak dari perjuangan R.A. Kartini yang dapat dirasakan hingga saat ini sesuai dengan buku karangannya ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’, adalah adanya  keseimbangan antara perempuan dan laki-laki, serta berkat kegigihan R.A. Kartini ini pula  Indonesia kini memiliki perempuan–perempuan yang mampu menunjukkan bahwa tidak hanya kaum laki-laki yang bisa maju, tetapi juga menunjukan kepada dunia bahwa perempuan juga mampu untuk maju.

Baca Juga  Pelaku Penusukan Pedagang di Pasar Sarinongko Sempat Beli Pisau Seharga 5 Ribu

Sementara, usai upacara digelar Lomba Memasak Nasi Goreng, yang diikuti oleh  Bupati Pringsewu Sujadi dengan menu \’Nasi Goreng Pete Mawut Semrawut\’, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, M.Kom dengan \’Nasi Goreng Gabat-Gibut\’ dan Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Budiman dengan \’Nasi Goreng Tanpa Istri\’.(Darma)

 

Berita Terkait

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu
Berkas Lengkap, Tersangka Jambret Di pringsewu Dilimpahkan Polisi ke JPU
Pemkab Pringsewu dan BAPANAS Gelar Rakor Satgas Saber Harga
Polres Pringsewu Hadirkan Layanan SKCK di MPP
Pemkab Pringsewu Hadiri Rakornas Sinergi Pusat dan Daerah 2026 di Bogor
SPBU Pertama di Jalur Pringsewu–Bandara Radin Inten II Resmi Beroperasi
Guru SD Terlibat Jaringan Sabu, Kapolres Pringsewu: Ancaman Sosial Serius
Riyanto Pamungkas: Kebudayaan Fondasi Pembangunan Pringsewu

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Februari 2026 - 09:34 WIB

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Kamis, 12 Februari 2026 - 18:38 WIB

Wakil Gubernur Lampung Resmikan Penerbangan Internasional Lampung–Kuala Lumpur

Berita Terbaru

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Tuntaskan Tunda Bayar 2025 Lebih Cepat

Rabu, 18 Feb 2026 - 09:34 WIB

Lampung

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Selasa, 17 Feb 2026 - 16:05 WIB