Hasto Instruksikan Kawal Pansus Money Politics

Redaksi

Selasa, 3 Juli 2018 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Soal dugaan money politic di Pilgub Lampung, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengatakan siap mengambil langkah hukum dan politik.

Untuk langkah politik, menurut Hasto, pembentukan Pansus money politics Pilgub Lampung merupakan langkah yang tepat. Untuk itu, dirinya mengintruksikan kepada Fraksi PDIP untuk mengawal pansus tersebut.

“Berdasarkan evaluasi, kami menemukan bahwa demokrasi di Lampung telah dibajak oleh kekuatan kapital. Ada kekuatan-kekuatan yang mencoba membunuh demokrasi dengan melakukan money politics secara masif,” tegas Hasto, di sela rapat koordinasi daerah DPD PDIP Lampung, Selasa (3/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasto juga memerintahkan kepada seluruh kadernya di DPRD Lampung agar bekerjasama dengan parpol untuk mengeluarkan hak angket.

Sementara, Sekretaris DPD PDIP Lampung, Mingrum Gumay, mengaku siap melaksanakan instruksi DPP untuk mengawal kasus money politics ke ranah kejahatan pemilu. “Prinsipnya siapapun yang terlibat harus diungkap,” ujarnya

Sebab menurutnya, kejahatan cukong-cukong korporasi telah merusak demokrasi rakyat. \”Prinsipnya, siapapun yang terlibat, itu yang ditindak. Ini dipandang perlu bahwa demokrasi harus kita jaga. Jangan sampai ke depan terulang,\” tegas Mingrum.

Menurutnya, Bawaslu tak boleh terjebak dengan laporan saja, tetapi harus turun ke lapangan. \”Harus ditelusuri dong, bukan hanya tugas Bawaslu saja, tetapi institusi kepolisian juga. Sebab, ini terkesan ada pembiaran,\” ucapnya. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:05 WIB

Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Berita Terbaru

Pringsewu

Wabup Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar Kendalikan Inflasi

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:16 WIB

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB