oleh

Gubernur Inginkan Kepala BPKP Baru Gerak Cepat

Bandarlampung (Netizenku.com): Berbicara tentang pembangunan daerah sangat berkaitan erat dengan pengelolaan anggaran yang baik, karena esensi pembangunan yang dilontarkan oleh pemerintah pusat adalah untuk membangun watak/karakter yang sehat dalam mengelola pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo dalam kegiatan serah terima jabatan dan pelantikan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Lampung, di Ruang Abung, Balai Keratun, Rabu (1/8).

Baca Juga  Penjelasan BMKG Terkait Gempa di Lampung

\"\"

Ridho mengatakan, pergantian jabatan Kepala BPKP Provinsi Lampung berada ditengah badai dan gejolak pengawasan keuangan. \”Kita sadar, saat ini Lampung baru saja tertimpa \”Tsunami Kecil\” dalam bidang pengelolaan keuangan. Karena itu saya berharap, dengan tidak membutuhkan waktu adaptasi yang lama, Kepala BPKP yang baru dapat segera melaksanakan tugasnya sebagai pengawas,\” ucapnya.

Selaim itu, Ridho juga mengharapkan Kepala BPKP yang baru beserta jajarannya juga ikut andil dalam pengawasan penyaluran Dana Desa. \”Kita tidak mengharapkan adanya stagnasi dari pemerintah pusat dalam mengucurkan dana desa, yang disebabkan oleh ketidakmampuan kita dalam mengelola dan melakukan pengawasan keuangan di daerah,\” tegasnya.

Baca Juga  Pemkot dan BUMN Berkolaborasi Wujudkan Zona Hijau

Lebih lanjut Gubernur Lampung ini menekankan kepada aparatur pemerintahan agar dapat menyampaikan hal yang sebenarnya terjadi di daerah. \”Berbuat kesalahan itu adalah tanda anda pernah melakukan sesuatu, karena tidak ada dari kita yang tidak pernah melakukan kesalahan,\” pungkasnya.

Untuk diketahui, serah terima jabatan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung lama, Sali Salamah kepada Kepala Perwakilan BPKP baru, Kisyadi dipimpin langsung oleh Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, dan juga dihadiri Deputi Pengawasan Instansi Pemerintahan Bidang Perekonomian dan Kemaritiman, BPKP RI, Nurdin. Ak. (Aby)

Baca Juga  Hari Anak Nasional, Herman: Anak di Bandarlampung Harus Bersekolah

Komentar