GEMA Dirikan Posko Pengaduan Politik Uang

Redaksi

Minggu, 24 Juni 2018 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Memasuki masa tenang Pilgub 2018, Gerakan Amanah Rakyat (GEMA) Lampung siap memerangi praktek money politik bagi seluruh pasang calon Gubernur-Wakil Gubernur yang akan bertarung.

Untuk itu, GEMA yang notabennya diisi oleh sebagian kader PAN Lampung, berinisiatif mendirikan posko pengaduan untuk menyalurkan aspirasi para kader maupun masyarakat yang melihat praktek money politik di daerahnya.

\”Kawan-kawan di bawah sangat semangat merangi politik uang, karena gema sudah terbentuk sampai ranting,\” ujar Pengurus GEMA Lampung, Habibi, kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada, Kepala Posko GEMA, Ali sopyan mengungkapkan, GEMA terbentuk untuk mencegah politik uang yang berlaku untuk seluruh paslon, meski GEMA sendiri notabennya \’bawaan\’ Paslon nomor satu.

\”Ini berlaku untuk seluruh paslon.
Bagi yang bukan relawan menemukan pemberian uang atau sembako, dapat mengadukan ke posko pengaduan, kita tidak main-main, kita ingin pilkada ini dapat menghasilkan pemimpin yang bersih dan bebas dari praktik kecurangan money politik,\” tegas Ali.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya akan tindak lanjuti laporan tersebut ke pihak berwenang seperti Bawaslu dan Gakumdu. \”Yang laporkan akan kita rahasiakan dan beri perlindungan hukum. Kita jamin keamanan. Asal ada bukti, saksi dan benar-benar terjadi serta tidak \’ngarang\’, maka akan kita lindungi.\” (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:09 WIB

Pemprov Lampung Percepat Integrasi Lampung In, Fokus SAIBARA dan SP4N LAPOR

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:59 WIB

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Rabu, 18 Februari 2026 - 21:11 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:05 WIB

FLL Ajak Penggiat Perkuat Kolaborasi Literasi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 13:39 WIB

Lewat Mini Soccer, Pemprov Lampung dan Jurnalis Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 09:04 WIB

DPRD Lampung Dukung Transformasi Taksi Listrik

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:51 WIB

Pemprov Lampung Tebar 50 Ribu Benih Ikan dan Bersih Bersih di PKOR Way Halim

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:55 WIB

Ketua DPRD Lampung Hadiri Pembukaan Kejuaraan Tinju Amatir

Berita Terbaru

Tiga pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) uang Rp800 juta di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat, Jumat (20/2/2026).  Foto: Arie/NK.

Tulang Bawang Barat

Polres Tubaba Tangkap Tiga Perampok di Tiyuh Daya Asri

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:43 WIB

Petugas mengevakuasi jasad Aditya yang ditemukan di pinggir Sungai Way Tebu, Dusun 4 Pekon Tanjung Anom, Kecamatan Pringsewu, Kamis (19/2/2026). Foto: Reza/NK.

Pringsewu

Dikira Boneka, Jasad Remaja Ditemukan di Sungai Way Tebu

Jumat, 20 Feb 2026 - 06:46 WIB

Lampung

Komisi V DPRD Lampung, MBG Ramadan Tetap Aman dan Terpantau

Kamis, 19 Feb 2026 - 13:59 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi TNI-Polri Lewat NPHD

Rabu, 18 Feb 2026 - 21:11 WIB