Fraksi ADEM DPRD Lambar Setujui Ranperda Cadangan Pangan Jadi Perda

iwan

Senin, 29 Desember 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fraksi ADEM DPRD Kabupaten Lampung Barat menyatakan setuju terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dan Cadangan Pangan Masyarakat untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Lampung Barat (Netizenku.com): Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung Barat, melalui penyampaian Pendapat Akhir Fraksi ADEM yang dibacakan oleh Sekretaris Fraksi ADEM, Bambang Kusmanto, di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat, pimpinan dan anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta jajaran OPD.

Dalam penyampaiannya, Fraksi ADEM menilai Ranperda tersebut merupakan instrumen strategis dan relevan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah, menjaga stabilitas ketersediaan serta harga pangan, sekaligus melindungi masyarakat dari risiko kerawanan pangan akibat bencana, kondisi darurat, maupun dinamika ekonomi global.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ranperda ini dirancang untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat dengan harga yang wajar, serta mencegah terjadinya kelangkaan dan gejolak harga pangan,” ujar Bambang Kusmanto saat membacakan pendapat fraksi.

Fraksi ADEM juga menilai substansi Ranperda telah mengintegrasikan peran Pemerintah Daerah dan masyarakat secara harmonis, terutama melalui penguatan cadangan pangan di tingkat pekon, pemberdayaan kelompok tani, serta perlindungan bagi kelompok rentan.

Namun demikian, Fraksi ADEM menekankan agar implementasi Perda nantinya dijalankan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan, dengan dukungan anggaran yang memadai, sistem pendataan yang akurat, serta pengawasan yang efektif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Baca Juga  Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi

Selain itu, Fraksi ADEM berharap Pemerintah Daerah segera menindaklanjuti Perda tersebut dengan peraturan pelaksanaan yang jelas, sehingga tidak menimbulkan multitafsir dan dapat dilaksanakan secara optimal di lapangan.

“Dengan mempertimbangkan seluruh proses pembahasan dan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Lampung Barat, Fraksi ADEM menyatakan setuju Ranperda ini ditetapkan menjadi Peraturan Daerah,” tegasnya.

Fraksi ADEM berharap Perda tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah dan Cadangan Pangan Masyarakat dapat menjadi langkah strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kokoh serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung Barat.

Baca Juga  Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar

Sementara, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Lampung Barat, atas dukungan dan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurut Parosil, Perda Cadangan Pangan merupakan langkah strategis Pemerintah Daerah dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan ke depan, baik akibat perubahan iklim, bencana alam, maupun fluktuasi harga pangan.

“Dengan adanya Perda ini, Pemerintah Daerah memiliki dasar hukum yang kuat dalam mengelola cadangan pangan, sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan yang aman dan terjangkau,” kata Parosil. (*)

Berita Terkait

Pemilihan OSIS SMAN 1 Liwa, Menjadi Pemimpin Tidak Harus Dengan Kampanye Hitam Dan Serangan Fajar
Yusrin : Pesta Demokrasi Selesai, Warga Tetap Guyub Dan Lingkungan Makin Kompak
Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB