Festival Ekonomi Syariah, Momen Edukasi Masyarakat

Redaksi

Kamis, 2 Agustus 2018 - 12:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Bank Indonesia (BI) gelar event Festival Ekonomi Syariah (FESyar) ke-2 Regional Sumatera di Bandarlampung mulai Kamis (2/8) hingga Minggu (5/8).

Menurut Ketua Pelakasana kegiatan yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, FESyar ke-2 Regional Sumatera diadakan untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang ekonomi syariah.

Budiharto menjelaskan, bentuk nyata dari program yang lontarkan BI terkait ekonomi syariah adalah program pengembangan kemandirian ekonomi pesantren. \”Konsentrasi kita tidak hanya berkutat di UMKM, namun lebih luas lagi agar bisa meningkatkan perkembangan ekonomi pesantren,\” ujarnya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\"\"

Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Rosmaya Hadi mengatakan, tantangan terbesar pertumbuhan ekonomi di Indonesia adalah soal perkembangan ekonomi baru yang kurang variatif.

\”Jika kita berkaca pada negara-negara tetangga, seharusnya Indonesia dapat menjadi produsen produk halal terbesar didunia, namun saat ini kenyataannya Negara Thailand yang mendeklarasikan diri ingin menjadi dapur produk halal di dunia,\” terangnya.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

Rosmaya mengatakan, untuk mempercepat perkembangan ekonomi syariah, maka BI akan berfokus pada perkembangan makanan halal, fashion halal, pariwisata halal, pertanian dan energi halal.

\”Bank Indonesia sangat konsen mengajak semua instansi terkait agar menerapkan sistem perekonomian syariah sebagai sistem ekonomi utama,\” kat dia.

Lebih lanjut, Rosmaya juga mengharapkan FESyar bukan hanya dapat menghadirkan pengunjung yang melimpah, namun juga dapat mempertemukan antara produsen dan pemilik modal, sehingga hasil produksi kedepan lebih layak dan variatif.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Lampung, Bachtiar Basri mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kegiatan FESyar regional Sumatera serta diharapkan kegiatan ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang ekonomi syariah.

Takbl lupa ia mengajak para peserta untuk dapat menikmati keramahan masyarakat, wisata alam dan kuliner yang ada di Lampung. \”Kalau sudah berada di Lampung, seharusnya bisa menikmati keindahan Lampung, karenaya saya minta kepada panitia untuk dapat menunjukkan kepada peserta bagaimana indahnya Lampung,\” tukasnya. (Aby)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:30 WIB

Bambang Kusmanto Pasang Lampu Jalan untuk Warga Sukau dan Balik Bukit

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:48 WIB

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif

Senin, 27 April 2026 - 16:50 WIB

Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Sabtu, 18 April 2026 - 12:14 WIB

Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB