Dua Siswa Tubaba Lolos Seleksi Sekolah Rakyat Provinsi Lampung

ari

Kamis, 14 Agustus 2025 - 13:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua siswa dari keluarga tidak mampu asal Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) berhasil lolos seleksi ketat untuk menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat tingkat SMA yang dikelola Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Mereka akan menjalani pendidikan berasrama selama tiga tahun penuh di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Daerah Bandarlampung, dengan seluruh biaya pendidikan ditanggung melalui beasiswa.

Kedua siswa tersebut adalah Fadglan Aditya Ramadhan, putra pasangan Dedi Deri dan Fatma Yeni, warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar; serta Maulana Adi Febrena, putra pasangan Tumari dan Sumiyem, warga Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Keduanya terpilih setelah melewati seleksi yang mencakup penilaian akademik, prestasi, dan data kesejahteraan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga  Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, melepas keberangkatan keduanya di Rumah Dinas Wakil Bupati, Kelurahan Panaragan Jaya, Kamis (14/8/2025). Ia menegaskan, kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Kalian membawa nama baik Tubaba di sekolah unggulan Sekolah Rakyat dari Pemerintah Pusat. Belajarlah dengan giat, tingkatkan pengetahuan, dan jauhi hal-hal negatif yang dapat mencoreng daerah kita,” pesannya.

Menurut Nadirsyah, kedua siswa ini memiliki niat baik dan tekad kuat untuk memperbaiki kehidupan. Setelah lulus, mereka berpeluang melanjutkan studi di Universitas Pertahanan (UnHan) atau mendapat penugasan sesuai kebutuhan nasional.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Siapkan Regulasi Baru Penugasan Guru Jadi Kepala Sekolah

“Program ini langka karena seluruh biaya pendidikan, asrama, dan pembinaan ditanggung pemerintah pusat. Siswa akan dibina secara intensif, termasuk kegiatan ekstrakurikuler wajib, dengan pemantauan berkala dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Ia juga mengajak orang tua untuk terus memotivasi anak selama menempuh pendidikan di asrama.

“Kepada orang tua, iringi mereka dengan doa, beri semangat, dan pantau proses belajar serta pergaulannya. Mereka membawa nama Tubaba,” ujarnya.

Pelepasan dua siswa ini turut dihadiri perwakilan BAZNAS Tubaba yang memberikan dukungan moral dan material, termasuk beasiswa sebesar Rp500 ribu per tahun.

“Kami belum bisa berkontribusi banyak karena ini program baru. Selama ini, fokus bantuan ada pada jenjang SD dan SMP melalui beasiswa untuk 275 siswa, sesuai kewenangan pemerintah daerah,” ujar perwakilan BAZNAS.

Baca Juga  SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Kepala Dinas Sosial Tubaba, Aprizal PH, menambahkan tahap pertama program Sekolah Rakyat Provinsi Lampung hanya menerima 75 siswa dari 15 kabupaten/kota se-Lampung.

“Awalnya kami mengusulkan empat pelajar—dua siswa dan dua siswi—namun yang lolos hanya dua siswa sesuai SK Gubernur Lampung Nomor G/413/V.07/HK/2025 tentang Penetapan Peserta Didik Sekolah Rakyat Provinsi Lampung Tahun Ajaran 2025/2026, tertanggal 19 Juni 2025,” jelasnya.

Ia menyebutkan, sebelum penetapan, tim dari provinsi meninjau langsung rumah dan kondisi keluarga calon peserta.

“Alhamdulillah, dua siswa ini dinyatakan lolos,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Bupati Tubaba Teken MoU dengan UMJ, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dan Pembangunan
BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro
Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri
Prilian Tiwi Masuk 15 Penulis Cerita Rakyat Lampung Lewat “Rahasia Las Sengok”
Pemkab Tubaba Segera Tetapkan 7 Pejabat Hasil Selter. Tahapan Tinggal Menunggu Pertek BKN
Sekda Tubaba dan KPK Bahas Perbaikan Layanan Publik, Pemanfaatan Ruang, dan Tindak Lanjut Temuan BPK
Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT
Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:29 WIB

Polres Pringsewu Imbau Warga Utamakan Keselamatan Berkendara Usai Maraknya Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:43 WIB

Nyalip di Tikungan, Pemotor Tewas Tabrak Truk Pasir di Pringsewu

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:41 WIB

Belanja Perubahan APBD Pringsewu 2026 Naik Jadi Rp1,18 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:37 WIB

172 Pemuda Pringsewu Ikuti Seleksi Magang ke Jepang, Bupati Soroti Tingginya Pengangguran Usia Muda

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:41 WIB

Perselisihan Soal CCTV dan Parkir, Dua Warga di Pringsewu Berdamai Lewat Rembuk Pekon

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:26 WIB

Riyanto Pamungkas Pimpin FESPATI Lampung 2026–2031

Senin, 20 Juli 2026 - 20:32 WIB

Kredit Macet, Debitur di Pringsewu Ditahan usai Jual Truk yang Masih Jadi Jaminan Fidusia

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BSI dan Pemkab Dorong UMKM Lewat Program TubabaQ Berdaya, KUR Super Mikro

Kamis, 30 Jul 2026 - 21:01 WIB

Lampung

Kostiana, Ingatkan Bapenda Optimalkan Seluruh Potensi PAD

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:16 WIB

Tulang Bawang Barat

Bapenda Tubaba Digitalisasi Pajak, Pelaporan PBJT Kini Bisa Mandiri

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:22 WIB