NTB Studi Tiru Program Desaku Maju di Lampung

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 29 September 2026 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan studi tiru Program Desaku Maju Pemerintah Provinsi Lampung untuk mempelajari integrasi berbagai program perangkat daerah dalam membangun ekosistem ekonomi di desa.

Lampung (Netizenku.com): Kunjungan tersebut diterima Pemerintah Provinsi Lampung di Ruang Rapat Utama, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (29/9/2026).

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menjelaskan, Program Desaku Maju merupakan ekosistem program ekonomi desa yang mengintegrasikan berbagai program dari sejumlah perangkat daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Marindo, dalam ekosistem tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (KPTPH) berperan pada sektor hulu, sedangkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan berperan dalam proses hilirisasi.

Pada sektor pertanian, salah satu dukungan diberikan melalui program pupuk hayati cair yang diproduksi Dinas KPTPH dan diberikan secara gratis kepada masyarakat.

Sementara di sektor hilirisasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menjalankan program pengadaan dryer, Rice Milling Unit (RMU), serta pakan ternak dan pakan ikan.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong ITERA Jadi Pusat Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Melalui rangkaian program tersebut, pengolahan hasil produksi diupayakan dapat dilakukan di desa sehingga nilai tambah dapat dinikmati masyarakat, khususnya petani.

Salah satu contohnya, hasil produksi padi dapat diolah hingga menjadi beras di desa tanpa harus keluar daerah untuk proses pengolahan.

Marindo mengatakan, ekosistem Program Desaku Maju juga melibatkan sejumlah perangkat daerah lainnya. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa berperan mengawal pelaksanaan ekosistem tersebut di tingkat desa.

Kemudian, Dinas Tenaga Kerja mengampu program vokasi bagi anak muda di desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang mendukung terbentuknya ekosistem ekonomi desa.

Sementara Dinas Kelautan dan Perikanan berperan dalam pengembangan sektor perikanan, termasuk penyediaan pakan ikan.

Di sektor peternakan, hilirisasi dilakukan melalui pemanfaatan hasil pertanian sebagai bahan pakan ternak. Jagung, misalnya, dapat dikeringkan menggunakan dryer sebelum diolah menjadi pakan ternak.

Baca Juga  KPK Beri Penghargaan kepada Lampung atas Penguatan Pendidikan Antikorupsi

Marindo menambahkan, perencanaan Program Desaku Maju dilakukan oleh Bappeda, mulai dari kajian, analisis, hingga mekanisme penganggaran. Adapun implementasinya dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah sesuai bidangnya.

Selain Program Desaku Maju, Pemprov Lampung juga memiliki program desa wisata dan budaya serta desa ekspor yang diintegrasikan dengan pengembangan ekosistem ekonomi desa.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTB Fathul Gani menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemprov Lampung terhadap rombongan studi tiru dari NTB.

Fathul mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan Program Desaku Maju di Provinsi Lampung.

“Kami datang untuk belajar, inovasi hebat Desaku Maju,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Pemprov NTB juga memiliki program Desa Berdaya yang terdiri atas Desa Berdaya Tematik dan Desa Berdaya Transformatif.

Baca Juga  Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor

Menurut Fathul, terdapat kemiripan antara program Desa Berdaya dengan Program Desaku Maju sehingga kedua daerah dapat saling bertukar pengalaman dalam pengembangan program pembangunan desa.

Fathul mengatakan, kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari perbincangan antara pimpinan kedua daerah. Dari perbincangan tersebut, Pemprov NTB kemudian mengirimkan delegasi untuk mempelajari Program Desaku Maju di Lampung.

Ia juga mengundang Pemprov Lampung untuk melakukan kunjungan balasan ke NTB.

Fathul berharap studi tiru tersebut memberikan manfaat bagi kedua pemerintah provinsi melalui pertukaran pengalaman dalam pelaksanaan program pembangunan dan penguatan ekonomi desa.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan konsep Program Desaku Maju oleh Kepala Bappeda Provinsi Lampung. Delegasi Pemprov NTB juga dijadwalkan meninjau langsung pelaksanaan Program Desaku Maju di Desa Wonomarto, Kabupaten Lampung Utara, yang menjadi salah satu desa percontohan program tersebut. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB