Dinas Pangan Akan Cek Ketersediaan Kedelai di Distributor

Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang tahu dan tempe di Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Rabu (16/2). Foto: Netizenku.com

Pedagang tahu dan tempe di Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung, Rabu (16/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Tim Satgas Pangan Bandarlampung akan memeriksa ketersediaan kedelai di distributor untuk mengantisipasi kenaikan harga kedelai.

“Kita akan turun hari ini ke gudang-gudang di lapangan. Mau memastikan ketersediaan kedelai, baik import dan lokal,” kata Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, Rabu (23/2).

Dia menyampaikan ketersediaan kedelai di distributor Bandarlampung dipasok dari luar daerah seperti Lampung Timur, Pesawaran, Lampung Selatan, Lampung Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan banyak yang dari Jawa karena Kota Bandarlampung kan tidak ada pertanian kedelai,” ujar dia.

Baca Juga: Distribusi Kedelai Masih Lancar Tapi Gula Mulai Tersendat

Kadek membenarkan ihwal kenaikan harga kedelai di tingkat perajin tahu dan tempe di Bandarlampung.

“Betul ada kenaikan, itu yang mau kita tanya kenapa harganya naik, tapi distribusinya ada,” kata dia.

Kadek menjelaskan biasanya distributor kedelai yang ada di Provinsi Lampung menerima pasokan kedelai sesuai pesanan.

“Kalau pesan satu ton, ya dia pesannya ke luar daerah satu ton. Dia tidak berani lebih, apakah ada indikasi mereka menimbun? Enggak ada,” ujar dia.

Kemudian perajin tahu dan tempe, lanjut Kadek, melakukan pembelian kedelai langsung ke distributor tanpa perantara.

“Makanya di pasar tradisional ada yang jual kedelai tapi yang sudah dikemas plastik isi seperempat dan setengah kilogram. Hanya untuk kebutuhan konsumsi pribadi bukan untuk perajin tahu dan tempe,” kata dia.

Kadek menegaskan lagi Tim Satgas Pangan akan memeriksa ketersediaan pasokan di distributor untuk memastikan distribusi kedelai aman di Bandarlampung.

“Kalau memang masih ada (stok) kenapa belum didistribusikan? Karena biasanya pemesan ambil sendiri tanpa perantara,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:04 WIB

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:00 WIB

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:52 WIB

Bupati Nanda Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Pesawaran

Minggu, 1 Maret 2026 - 07:57 WIB

Berkah Ramadan, NasDem Pesawaran Bagikan 1.000 Takjil

Senin, 2 Februari 2026 - 20:00 WIB

Viral Pelanggaran Etik, NasDem Pesawaran Beri Kesempatan Terakhir untuk TM

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:10 WIB

Dua Siswa di Pesawaran Dihentikan MBG Usai Orang Tua Kritik Program

Senin, 19 Januari 2026 - 18:29 WIB

Konflik Agraria Way Lima Memanas, Masyarakat Adat Tantang PTPN I

Senin, 12 Januari 2026 - 15:14 WIB

Diduga Bermasalah, FOKAL Soroti Proyek Irigasi BBWS Mesuji Sekampung

Berita Terbaru

Pesawaran

Pemkab Pesawaran Gelar Musrenbang RKPD 2027

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:04 WIB

Pesawaran

Bupati Nanda Ikuti Rakor Pengamanan Idul Fitri di Polda Lampung

Sabtu, 14 Mar 2026 - 12:00 WIB