Diduga Tidak Profesional, Penyelenggara Lomba Mewarnai di Protes Orang Tua

Redaksi

Selasa, 17 September 2019 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotaagung (Netizenku.com): Lomba mewarnai yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus di kawasan wisata Way Lalaan Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus, dalam rangka rangkaian Festival Teluk Semaka tahun 2019, menuai protes orang tua peserta, guru dan elemen masyarakat.

Pasalnya, anak-anak TK yang menjadi peserta kegiatan lomba mewarnai tersebut harus menggambar sambil berjemur di bawah terik matahari. Kondisi ini disebabkan pihak panitia dalam hal ini Dinas Pariwisata diduga kurang persiapan dan tidak profesional, lantaran hanya menyediakan satu tenda dengan ukuran 16 meter x 14 meter. Sementara jumlah peserta yang mengikuti lomba seribu lebih.

Akibat minimnya tenda yang disiapkan, hanya sebagian peserta anak-anak TK dari Kecamatan Kotaagung Timur, Kotaagung dan Gisting yang bisa tertampung di tenda. Selebihnya, peserta mencari tempat berteduh seperti di bawah pohon, dan saung sambil mewarnai.

Baca Juga  Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana meriah yang diharapkan panitia, berubah jadi semrawut, karena tak tahan diterpa cuaca panas banyak peserta berpindah-pindah tempat dan gelisah bahkan tidak tenang mengikuti perlombaan tersebut.
Ketidaksiapan pihak panitia selaku penyelenggara menuai protes bagi orang tua yang menyaksikan berlangsungnya perlombaan tersebut.

“Tenda yang tersedia cuma satu, itu jelaslah sangat mengecewakan sekali. Jangankan  anak–anak, kami orang dewasa saja nggak sanggup berpanasan selama berjam-jam. Ini kurang persiapan dan tidak profesional,” kata Dona, salah satu orang tua peserta lomba, Selasa (17/9).

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

Menurutnya, kegiatan sebesar ini panitia tidak profesional, dan terkesan asal berjalan tanpa memikirkan keamanan, dan kenyamanan.

\”Bagaimana mau kosentrasi mewarnai, sementara tempatnya sangat panas. Ini semestinya jauh sebelumnya sudah dipikirkan oleh pihak penyelenggara kegiatan. Jangan asal saja,” katanya.

Kekecewaan juga dilontarkan oleh Juhairiah, salah seorang guru TK. Menurutnya seharusnya panitia menyiapkan tempat yang nyaman, berupa tenda besar yang dapat menampung semua peserta. “Ini anak-anak, mereka kepanasan. Masa dengan peserta seribu lebih, tendanya cuma satu,” kata dia.

Ia merinci, peserta lomba mewarnai ini diikuti tidak kurang 1.700 peserta.

Baca Juga  Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus

“Dari Kotaagung saja peserta lomba anak TK ini 800 anak, dari Gisting ada seribuan anak. Tapi kacau balau gini kegiatannya,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Tanggamus, Retno Noviana Damayanti mengaku tidak menyangka peserta lomba mewarnai ini akan membludak.

\”Informasi yang kami dapat jumlah pesertanya hanya 400 anak, tapi ini yang datang sampai 900 orang,” kata Retno dengan nada kesal sambil ngeloyor pergi.

Ketidak profesionalan juga terlihat dari tidak akuratnya jumlah peserta lomba. Hal ini terbukti saat Retno meralat jumlah peserta lomba yang katanya 1.000 orang.

“Yang ikut lomba ada seribu peserta, bukan 900,” tandasnya. (Arj)

Berita Terkait

Warga Keluhkan Jalan Rusak hingga BPJS Nonaktif di Reses DPRD Tanggamus
Banyak Ruas Jalan di Kotaagung Rusak, Warga Pertanyakan Komitmen Pemkab Tanggamus
Sekcam Kota Agung Timur Kukuhkan 9 Anggota BHP Kampung Baru
FBKOP Tanggamus Desak Transparansi Anggaran Publikasi Advertorial
Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia
Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung
Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus
Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Senin, 13 April 2026 - 20:56 WIB

SPMB Lampung 2026 Dirombak, Jalur Domisili Kini Berbasis Akademik

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik

Rabu, 15 Apr 2026 - 12:03 WIB

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB