BERBAGI

Kotaagung (Netizenku.com): Sebagai bentuk kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (Disabilitas), Tim Penggerak (TP PKK) Pemkab Tanggamus menggelar Bhakti sosial ke Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tanggamus di Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur, Kamis (17/10).

Bupati Tanggamus, Hj.Dewi Handajani hadiri Bakti sosial ke-Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tanggamus di Pekon Kampungbaru, Kecamatan Kotaagung Timur, kamis (17/10).

Selain dihadiri langsung Bupati Tanggamus, tampak juga hadir dalam kegiatan tersebut staf ahli bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Drs Firman Rani, Kepala Dinas Kominfo Sabarudin, Kepala Dinas Pendidikan A. Dasmi, Kepala UPTD Pendidikan Menengah dan Pendidikan khusus Wilayah III Provinsi Lampung, Ketua dan pengurus TP PKK Kabupaten Tanggamus, ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tanggamus, Kepala SLBN, dewan guru, pegawai pendidik khusus karyawan SLB Negeri Tanggamus, serta anak-anak siswa siswa SLBN.

Kepala Sekolah SLB N Tanggamus, Dra. Sumarni menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab yang telah peduli terhadap mutu pendidikan terutama bagi anak-anak penyandang disabilitas.

“Sekolah ini, satu-satunya SLB yang ada di wilayah kabupaten Tanggamus, yang dibangun dan berdiri tahun 2016 tepatnya tahun ajaran 2016-2017, waktu itu diresmikan oleh Bapak Bupati Bambang Kurniawan ST. Kemudian tahun (2019) ini, merupakan tahun ke empat, ditahun awal, SLBN mendidik 35 siswa, sekarang sudah kurang lebih ada 86 siswa, terdiri dari SD, SMP dan SMA,” katanya.

Untuk jenis ketunaan siswa/siswi SLBN Tanggamus lanjutnya, yakni tuna Grahita, tuna Rungu, tuna Daksa, dan Autis. Namun, bukan berarti SLBN ini hanya menerima anak-anak berkebutuhan khusus itu saja, tetapi menerima semua ketunaan, hanya kebetulan yang masuk dan daftar baru ketunaan tersebut, terutama untuk anak-anak jenjang SMP dan SMA, diutamakan atau kurikulum, yaitu lebih banyak jam keterampilannya.

“Target kami, lulusan SLBN Tanggamus ini, bisa terampil, kemudian bisa mandiri, terjun di masyarakat dan tidak tergantung kepada orang lain,” harapnya.

Sementara dalam sambutannya Bupati Tanggamus mengatakan, pendidikan anak-anak penyandang Disabilitas ini menjadi tanggungjawab semua pihak.

“Ini harus kita sadari bersama, anak-anak berkebutuhan khusus ini, juga adalah tanggungjawab kita semua, bukan hanya menjadi tanggungjawab dari pada orang tua atau wali murid saja. Tetapi juga, menjadi tanggungjawab kita semuanya, baik dari jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, termasuk juga kita secara pribadi, oleh karenanya mudah-mudahan momen ini akan lebih menguatkan kembali, komitmen dan motivasi kita dan juga rasa bersyukur kita kepada Sang Khalik,” ujarnya.

Apapun yang Allah titipkan lanjutnya, tidak ada alasan bagi hambanya untuk tidak mensyukuri, karenanya sebagai bentuk syukur, hendaknya harus senantiasa memberikan semangat, support, kepada semua pihak yang telah peduli terhadap pendidikan anak-anak berkebutuhan khusus ini.

“Mulai dari kepala sekolah, dewan guru pendidik dan kependidikan yang sangat luar biasa, dan kepada 15 anak berkebutuhan khusus yang hari ini telah didata, nanti akan diberikan apa pentingnya pembinaan pelatihan, dari Dekranasda. Sehingga anak-anak kita ini memiliki keahlian lebih yang tidak akan terhalang karena kondisi fisik yang ada, kedepan Insha Allah, secara bertahap pemerintah daerah akan menganggarkan dana untuk menambah insentif bagi tenaga pengajar (guru) SLBN, untuk besarannya kira-kira Rp250.000,” ujar Dewi Handajani. (Arj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here