Gisting (Netizenku.com): Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanggamus melaunching Tanggamus Tahun Investasi. Menurut Supardi Sarkawi, Kepala DPMPTSP, hal ini sebagai tanda untuk kemudahan perizinan investasi, dan itu diberikan selama investasi tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.
\”Tujuan diselenggarakannya kegiatan launcing pencanangan tahun investasi untuk memberikan semangat baru bagi kita semua dalam menyonsong Tanggamus Pro Investasi,\” kata Supardi.
Ia menambahkan, didalamnya untuk memancing pembukaan peluang baru investasi, kemudahan investasi, pelayanan maksimal investasi, peningkatan investasi, pertumbuhan investasi.
Supardi mengaku pentingnya investasi pihak swasta karena akan bersama-sama dengan pemerintah membangun daerah. Maka pembangunan bukan cuma tugas pemerintah tapi pihak swasta juga dengan jalan investasi. Bupati Tanggamus Hj Dewi Handajani, berharap dengan pencanangan tahun investasi dapat terbangun koordinasi, sinkronisasi antara Pemkab Tanggamus dengan para pengusaha dan investor.
\”Ini berkaitan dengan upaya pembangunan perekonomian, sehingga saling menguatkan untuk peningkatkan pertumbuhan ekonomi di Tanggamus dan penyerapan tenaga kerja,\” ujar Dewi.
Ia mengaku untuk mewujudkan itu harus ada strategi pengembangan yang dilaksanakan melalui akselarasi investasi di wilayah Tanggamus.
\”Saya sampaikan kemudahan berusaha atau kemudahan berinvestasi di wilayah Tanggamus dilaksanakan, kalau selama ini ada investor merasa ruwet, ribet, bertele-tele, biaya mahal, ini akan kita ubah,\” kata Dewi.
Semua kesulitan investasi akan diatasi sebab Pemkab Tanggamus punya semangat baru yaitu Tanggamus Pro Investasi. Ke depan juga akan dibentuk wadah sarana komunikasi antara pihak swasta dan pemerintah, diberi nama Foita (Forum Investasi Tanggamus).
Birokrasi perizinan merupakan salah satu wujud pelayanan publik yang menjadi perhatian dalam tata kelola pemerintahan. Birokrasi perizinan di Indonesia dan di daerah umumnya masih jadi hambatan dunia usaha.
\”Untuk itu, efisiensi birokrasi akan meningkatkan terhadap kepercayaan publik. Pelayanan Terpadu Satu Pintu diharapkan dapat menjadi lembaga pelayanan perizinan yang lebih efektif dan efisien,\” kata Dewi.
Ia menambahkan perlunya kemudahan perizinan karena Tanggamus banyak potensi seperti pariwisata, pertanian, perikanan dan sektor-sektor yang lain.
\”Saya berkomitmen memberikan kenyamanan berinvestasi dan kemudahan usaha ke seluruh investor dan calon investor dengan konsep pelayanan perizinan yang kami terapkan,\” tegas Dewi.
Ia juga dalam perizinan sekarang diterapkan pelayanan ramah, amanah, tegas dan unggul dengan pelayanan sistem informasi komputerisasi perijinan atau disingkat ratu sikop.
\”Kami berusaha lebih transparan, tepat waktu disertai senyum, sapa, salam, sopan dan santun. Jika bisa dipercepat, mengapa diperlambat. Jika bisa dipermudah, mengapa dipersulit, jika bisa gratis mengapa berbiaya,\” tambah Dewi. (Arj)