oleh

Bayi Baru Lahir di Lampung Barat Langsung Terima Adminduk 

Liwa (Netizenku.com): Pemkab Lampung Barat pada Peringatan HUT RI ke-74 Tahun 2019, tidak hanya melakukan kegiatan seremonial saja. Salah satu yang dilakukan bupati dalam memaknai hari kemerdekaan RI tersebut, yakni memberikan bingkisan secara langsung kepada bayi yang lahir 17 Agustus hari ini.

Setelah pagi menggelar upacara detik-detik proklamasi, tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP), Bupati didampingi Wakil Bupati, Mad Hasnurin, Kapolres, AKBP Doni Wahyudi, S.Ik, Kasdim 0422 Mayor Inf. Agus Susanto, ketua TP PKK, Partinia Parosil Mabsus, ketua GOW Gurti Komara Dewi Mad Hasnurin, langsung mendatangi RSUD Alimudin Umar.

Baca Juga  Modus Bisa Memijit, MF Cabuli Bunga

Pada kesempatan tersebut, bupati  menyerahkan bingkisan kepada pasien yang sedang dirawat. Sementara kepada bayi yang baru lahir, langsung mendapat Administrasi Kependudukan (Adminduk), berupa Akte Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak (KIA) serta cendramata.

\”Kegiatan ini kita lakukan, dengan harapan warga  yang sedang terbaring sakit cepat sembuh, juga ikut merasakan makna hari kemerdekaan yang kita peringati hari ini,\” kata Parosil, Sabtu  (17/8).

Baca Juga  PWI Lambar Periode 2021-2024 Road Show ke Forkopimda

Sementara Direktur  RSUD Alimudin Umar, dr. Widyatmoko Kurniawan, S.Pb, mengatakan, bertepatan 17 Agustus terdapat tiga bayi lahir, dan mendapat kado istimewa dari bupati, selain mendapat bingkisan cantik, juga mendapat kelengkapan Adminduk.

Bingkisan yang diterima masing-masing bayi yang lahir tepat di hari kemerdekaan RI ke-74 ini kata Widyatmoko, berupa handuk, bedak dan perlengkapan lain. Sementara untuk pemberian Adminduk merupakan program baru dan akan berkelanjutan, termasuk akan memberikan akte kematian bagi warga yang meninggal dunia di RSUD Alimudin Umar.

Baca Juga  Pastikan Sudah Sesuai Protokoler Kesehatan, Mad Hasnurin Kunjungi Sekolah

\”Pemberian Adminduk kepada bayi yang baru lahir, merupakan program baru diluncurkan Pemkab Lampung Barat, termasuk pemberian secara langsung akte kematian, dengan syarat keluarga menyerahkan KK lama dan akan langsung di ganti dengan KK baru, sebagai syarat terbitnya akte kematian,\” jelas Widyatmoko. (Iwan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *