Bantu Masyarakat, Pemkab Lampung Selatan Gelar GPM Bersubsidi

Suryani

Kamis, 13 Maret 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Lampung Selatan (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP), menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kamis (13/3/2025).

Kegiatan dibuka secara seremonial oleh Kepala DKP Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati serta dihadiri jajaran Kecamatan Kalianda dan Kelurahan Way Lubuk.

Pelaksana tugas (Plt) Lurah Way Lubuk, Heru Junaidi menyampaikan terima kasih kepada dinas terkait yang telah menggelar GPM di Kelurahan Way Lubuk. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya.

Baca Juga  13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa berjalan selalu di wilayah Kelurahan Way Lubuk,” kata Heru Junaidi saat memberikan sambutan.

Sementara, Kepala DKP Kabupaten Lampung Selatan, Eka Riantinawati mengatakan, gerakan pangan murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga  Hendry Kurniawan Pimpin PDBI Lampung Selatan, Fokus Pembinaan dan Prestasi

“Pemerintah daerah berharap, kegiatan gerakan pangan murah ini bisa meringankan beban masyarakat, walaupun belum semuanya bisa terpenuhi. Karena pak bupati minta agar masyarakat ini betul-betul diperhatikan,” kata Eka Riantinawati.

Adapun GPM tersebut menyediakan komoditas pangan seperti beras, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau. Masyarakat bisa membeli komoditas itu dengan skema tebus murah.

Baca Juga  Sekda Lamsel Tekankan Kebersihan Jadi Budaya, Bukan Seremonial

“Gula dan minyak kita subsidi dengan harga Rp8.000 kalau di pasaran harganya sekitar Rp18.000. Ada juga beras kita subdisi menjadi Rp45.000 per 5 kilogram, kalau beli di pasar harganya sekitar Rp70 ribu,” ungkap Eka Riantinawati.

Selain membantu masyarakat, terutama yang kurang mampu, dapat memperoleh pangan dengan harga terjangkau, gerakan pangan murah itu juga diharapkan dapat membantu menstabilkan harga pangan pokok selama bulan Ramadan. (*)

Berita Terkait

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD
Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026
IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil
IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD
Widyya Turro, Putri Daerah Kalianda Tampil di IDS 2026
Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026
Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN
Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Edukasi Siswa Makassar, Elnusa Petrofin Sosialisasikan Bahaya Blind Spot Mobil Tangki

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Canangkan Zona Integritas di RSUD Pringsewu

Senin, 15 Jun 2026 - 23:39 WIB

Pringsewu

Sekda Pringsewu Ingatkan ASN Taat Bayar Pajak Kendaraan

Senin, 15 Jun 2026 - 23:36 WIB