LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

eko

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAI Yasba Kalianda memasukkan materi jurnalistik sebagai salah satu agenda utama dalam Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya membekali mahasiswa dengan kemampuan mengelola informasi secara kritis, objektif, dan bertanggung jawab di era digital.

Lampung Selatan (Netizenku.com): LDK tahun ini mengusung tema “Terbinanya Mahasiswa yang Kritis, Berintegritas, dan Berjiwa Kepemimpinan sebagai Agen Perubahan dan Penggerak Organisasi.” Melalui kegiatan tersebut, DEMA berharap dapat mencetak kader mahasiswa yang tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik.

Ketua DEMA STAI Yasba Kalianda, Dela Yunita, mengatakan mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut mampu berpikir kritis sekaligus menyampaikan informasi yang benar, menarik, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD

“Jurnalistik menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mendokumentasikan kegiatan organisasi, menyampaikan aspirasi, hingga membangun citra positif lembaga melalui berbagai platform media,” kata Dela, Sabtu (27/6/2026).

Ia menjelaskan, materi jurnalistik menghadirkan Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Lampung Selatan, Yuda Pranata, S.P., M.M., sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung di Aula Bagus Burhan, Kampus STAI Yasba Kalianda.

Menurut Dela, kemampuan jurnalistik menjadi bekal penting di tengah derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks. Mahasiswa dituntut mampu melakukan verifikasi, menyampaikan fakta secara objektif, serta menjaga etika komunikasi publik.

“Melalui pelatihan ini kami berharap peserta mampu mengumpulkan informasi melalui observasi dan wawancara, menyusun berita dengan prinsip 5W+1H, serta menghasilkan konten publikasi organisasi yang informatif dan menarik,” ujarnya.

Sementara itu, Yuda Pranata mengatakan pelatihan dirancang tidak hanya melalui penyampaian materi, tetapi juga diskusi interaktif, tanya jawab, hingga praktik wawancara, penulisan berita, dan pembuatan konten publikasi organisasi.

Baca Juga  Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar jurnalistik, teknik mencari dan mengumpulkan informasi, wawancara, observasi, penulisan berita menggunakan kaidah 5W+1H, bahasa jurnalistik, etika bermedia, hingga strategi publikasi organisasi melalui media sosial.

“Kami juga menekankan pentingnya etika dalam menyebarkan informasi. Setiap publikasi organisasi harus memberikan manfaat dan tidak menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat,” ujar Yuda.

Kepala Biro Radar Lampung di Lampung Selatan itu menilai kemampuan jurnalistik merupakan bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan era digital yang dipenuhi arus informasi tanpa batas.

“Jurnalistik mengajarkan mahasiswa berpikir sistematis, melakukan verifikasi, menghargai fakta, serta menyampaikan informasi secara objektif. Keterampilan ini sangat dibutuhkan dalam membangun karakter kepemimpinan yang berintegritas,” katanya.

Baca Juga  Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan juga dituntut mampu mengelola publikasi secara profesional agar berbagai kegiatan, gagasan, dan aspirasi mahasiswa dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

“Di tengah maraknya hoaks dan disinformasi, mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang benar dan mencerahkan. Karena itu, materi jurnalistik dalam LDK bukan sekadar belajar menulis berita, tetapi juga membentuk etika, tanggung jawab, dan kemampuan literasi digital,” tambahnya.

Yuda berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan kader-kader mahasiswa yang kritis, berintegritas, dan memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik.

“Saya berharap lahir mahasiswa yang tidak hanya kuat dalam memimpin, tetapi juga mampu menjadi komunikator publik yang santun, kreatif, dan menjunjung tinggi kebenaran. Itulah esensi jurnalistik yang sesungguhnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

PWI Lampung Selatan Apresiasi Podcast KPU sebagai Media Edukasi Demokrasi
Bupati Egi dan Kajati Lampung Tinjau Program MBG di Natar
TP PKK Lampung Selatan Raih Penghargaan Nasional Imunisasi Zero Dose pada HKG PKK 2026
Lampung Selatan Pertahankan Status UHC Prioritas, Kepesertaan JKN Capai 99,91 Persen
Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR
PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027
Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga
PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:56 WIB

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:49 WIB

Polres Pringsewu Gelar Rekonstruksi Kasus Penusukan Dua Pengunjung Biliar

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:26 WIB

Pemkab Pringsewu dan Ainet Gelar Nobar Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:07 WIB

Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Pendataan PBB-P2

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:28 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Penetrasi Pasar di Sukoharjo

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:23 WIB

Polisi Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa Baru MTsN 2 Pringsewu

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:41 WIB

Kapolsek Gadingrejo Edukasi Siswa Baru Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:39 WIB

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

BKAD Sebut Kenaikan Proyeksi APBD Tubaba Sesuai Mekanisme Pemerintah Pusat

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:59 WIB

Pringsewu

Sepanjang 2026, Tubaba Catat 28 Kasus DBD Tanpa Kematian

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:56 WIB

Tulang Bawang Barat

80.976 Warga Tubaba Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:52 WIB