Bangun Ekonomi Kreatif Komoditi Kopi, Lambar Gelar FGD

Redaksi

Rabu, 28 November 2018 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa  (Netizenku.com): Lampung Barat merupakan produsen kopi terbesar di Lampung, bahkan masyarakatnya yang hidup dari kopi mencapai 86,54 persen.

Pemkab setempat tidak mau petani kopi hanya mengandalkan penjualan buah pada saat panen saja.

Untuk mencapai niat tersebut, Pemkab Lampung Barat, menggelar Focus Group Discussion  (FGD) tentang membangun ekonomi kreatif berbasis komoditi kopi, yang dipusatkan di aula Kagungan kantor bupati,  Selasa (27/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, yang membuka secara langsung berharap, petani kopi dan masyarakat tidak hanya tergantung dengan hasil panen, tetapi berkreasi untuk menciptakan turunannya yang bernilai ekonomis.

Baca Juga  SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung

\”FGD ini diharapkan akan melahirkan pribadi dan kelompok masyarakat yang mampu menciptakan berbagai turunan dari komoditas kopi, sehingga petani dan masyarakat tidak hanya tergantung dari hasil panen yang hanya satu tahun sekali,\” harap wakil bupati.

Mad Hasnurin, berharap di Lampung Barat akan tumbuh UKM dan IKM dan BUMPekon, sehingga kedepan pemasaran kopi tidak tergantung dengan tengkulak, tetapi bisa dilakukan langsung oleh masyarakat termasuk petani kopi.

\”UKM dan IKM serta BUMPekon, harus mampu menyerap buah kopi hasil panen petani, sehingga kedepan, tidak menutup kemungkinan UKM dan IKM serta BUMPekon yang dikelola oleh petani langsung, bisa menembus pasar ekspor secara langsung,\” harap wakil bupati.

Baca Juga  Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet

Dihadapan peserta dari unsur OPD, petani kopi, pelaku usaha kopi, BUMPekon, dan peratin, bupati juga memaparkan citarasa kopi robusta Liwa (Korolla) tidak kalah dari daerah lain, terbukti dengan banyaknya prestasi yang telah diraih, hingga tingkat nasional.

\”Korolla Tahun 2018 meraih penghargaan browse gourmet olah kopi, juara III dalam kompetisi kopi speciality Indonesia, jadi secara nasional citarasa kopi Lampung Barat sudah diakui,\” jelas Mad Hasnurin.

Baca Juga  Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan

Sementara Ketua Panitia FGD Tri Umaryani, yang juga Kadis Perkebunan dan Peternakan Lampung Barat mengatakan, untuk pemateri kegiatan tersebut pihaknya mengundang M. Laba Sudarno dari Balitri,  Handoko Hendroyono yang merupakan Founder Viva Barista dan Filosopi Kopi, Andika Yuwono dan Mia Laksmi Handayani Instruktur Coffelab 5758 Bandung, sebagai narasumber.

\”Semua narasumber yang kita hadirkan merupakan orang-orang yang berkompeten dibidangnya, dengan harapan setelah mengikuti FGD akan membangkitkan kreativitas masyarakat dalam meningkatkan nilai tambah kopi,\” kata Tri Umaryani. (iwan)

Berita Terkait

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya
Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi
SMAN 1 Liwa Ditarget Masuk Lima Besar Sekolah Unggulan di Lampung
Viral Jalan Rusak, Sepi Tanggung Jawab: Alarm Keras untuk Evaluasi Kabinet
Lampung Barat Banget: ASN Jadi ATM? TPP Dipotong, Iuran Koperasi Mau Dilipatgandakan
PD Aisyiyah Lampung Barat Gelar Pasar Murah dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Mukhlis Basri, Dapat Penugasan Baru Sebagai Ketua Ranting

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 18:38 WIB

Lampung Siapkan PLTSa 1.000 Ton Per Hari, Target Beroperasi 2027

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Perbaikan Jalan Patimura–Soekarno Hatta Metro Segera Dimulai

Jumat, 3 April 2026 - 20:56 WIB

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Kamis, 2 April 2026 - 19:10 WIB

IJP Lampung Jajaki Kolaborasi Promosi Wisata dengan Dinas Pariwisata

Kamis, 2 April 2026 - 19:04 WIB

Ketua DPRD dan Gubernur Lampung Hadiri Entry Meeting BPK, Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

Kamis, 2 April 2026 - 12:24 WIB

BPBD Lampung Siapkan Sistem Peringatan Dini Banjir di Bandarlampung

Rabu, 1 April 2026 - 21:22 WIB

BMBK Lampung Tindaklanjuti Rekomendasi Pansus LHP BPK

Rabu, 1 April 2026 - 12:50 WIB

Sekdaprov Lampung Paparkan Strategi Tekan Pengangguran

Berita Terbaru

Pringsewu

Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Senin, 6 Apr 2026 - 19:03 WIB