Akademisi Unila: Pansus Bebas Panggil Siapapun

Redaksi

Kamis, 9 Agustus 2018 - 13:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Akademisi Universitas Lampung, Yusdianto angkat bicara terkait pernyataan politisi senior Partai Golkar Lampung, Tony Eka Candra yang menyebut tidak ada kewenangan Pansus Money Politics DPRD Lampung memanggil Vice Presiden PT. SGC, Purwanti Lee.

Menurutnya, pansus berwenang memanggil siapa pun, sepanjang ada kaitannya dengan satu hal yang tengah dipersoalkan. Sebab, dengan pemanggilan ini, diharapkan semua menjadi terang-benerang dan ada kesimpulan dari hasil kerja pansus.

”Yang namanya pansus, boleh saja manggil siapapun. Yang gak bisa manggil Tuhan,” tegas Yusdianto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yusdianto, statemen Tony yang mengaitkan kinerja pansus dengan International Convenant On Civil And Political Right (ICCPR 1996) Pasal 25 sudah ngawur. Sebab, kata dia, hal itu tidak ada hubungannya.

Menanggapi hal ini, Politisi Partai Golkar Lampung, Tony Eka Candra, mengaku tak perlu menanggapi statemen dari Yusdianto. Sebab menurutnya, itu hak setiap orang untuk bicara, berpendapat dan berargumentasi sesuai pandangannya masing-masing. \”Saya tidak ingin menghabiskan waktu dan energi sia-sia. Nanti biar ditanggapi oleh yang lain saja,\” ucap Tony, singkat.

Anggota Pansus yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung H. Tony Eka Candra mengaku heran dengan adanya upaya Pansus untuk memanggil paksa Purwanti Lee. Ia menilai, hal tersebut sudah keluar dari koridor Pansus dan di luar wilayah kewenangan DPRD. (Red)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Jihan Nurlela Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Salurkan Kredit Produktif Rp53,15 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Gubernur Lampung Apresiasi Pakan Ikan Mandiri, Biaya Produksi Turun 50 Persen

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Gubernur Mirza Ajak LPM Perkuat Sinergi Bangun Ekonomi Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:25 WIB

KMP Batumandi Terbakar, Aprozi Alam Desak Kemenhub Evaluasi Total Keselamatan Pelayaran

Berita Terbaru