BERBAGI
Ahmad Hadi 'Pupung' Baladi Ummah Nakhodai PKC PMII Lampung 2019-2021
Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang melantik Pengurus PKC PMII Provinsi Lampung Periode 2019-2021 di Hotel Sheraton Bandarlampung, Selasa (1/12). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Pelantikan VII dan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspimda) Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Provinsi Lampung Masa Khidmat 2019-2021 ‘Merawat Identitas Gerakan, Menjaga Nilai Kemanusiaan’ di Hotel Sheraton Bandarlampung, Selasa (1/12).

Ahmad Hadi Baladi Ummah akrab dipanggil Pupung terpilih sebagai Ketua PKC PMII Lampung Periode 2019-2021 dengan didampingi Sekretaris Aris Tama, Bendahara Juli Prasetio.

Turut juga dilantik Ketua Korps PMII Putri (Kopri) Periode 2019-2021 Anggun Septia Wulandari, Sekretaris Mauizotul Hasanah, Bendahara Astri Setiyani.

Para pengurus terpilih dalam Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) PMII Lampung pada Oktober 2019 di Lampung Tengah dan ditetapkan dalam Surat Keputusan Pengurus Besar PMII Nomor: 405.PB-XIX.01-343.A-1.10.2019 tentang Susunan Pengurus Koorcab PMII Lampung Masa Khidmat 2019-2021.

Pelantikan yang seharusnya dilakukan pada Januari 2020 ditunda karena pandemi Covid-19. Pelantikan dihadiri Gubernur Provinsi Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili Syahrudin Putra selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Lampung.

“PMII merupakan organisasi mahasiswa yang mayoritas berlatar belakang kultur keagamaan. Dalam kiprahnya, PMII telah menjadi ikon besar dalam sejarah masyarakat dan bangsa Indonesia, sebagai organisasi yang mempunyai basis kader yang besar di seluruh Indonesia,” kata Syahrudin.

Untuk Provinsi Lampung, PMII diharapkan menjadi organisasi yang seimbang dalam dua arah, vertikal dan horizontal.

Dalam ranah vertikal, PMII mampu menjadi organisasi kritis mahasiswa yang dapat mengawal kebijakan pemerintah dan dalam ranah horizontal, PMII harus dapat menyiapkan kader-kadernya agar proses regenerasi tetap ada, sehingga PMII tidak tergerus oleh zaman.

“PMII harus benar benar mengawal kadernya agar bisa menjadi kader ulul albab, kader yang selalu peduli dengan rakyat, serta kader yang tidak pernah melenceng dari syariat Islam Ahlus Sunnah wal Jama’ah,” ujar Syahrudin.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Syahrudin mengucapkan selamat kepada pengurus PMII Lampung yang baru saja dilantik dan mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dengan baik.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung terus melaksanakan pembangunan. Adapun pembangunan yang menjadi prioritas utama adalah pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, kesehatan, energi, pertanian dan lain-lain.

“Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila kita dapat bersama-sama bersinergi mendukung pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung, sesuai dengan profesinya masing masing,” ujar dia.

“Saya ucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasama yang baik selama ini, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan secara positif di tahun 2020 ini,” lanjut Syahrudin.

Mengakhiri sambutan, Syahrudin menyampaikan pantun dari Gubernur Lampung mengajak PMII Lampung bersinergi mewujudkan Lampung Berjaya.

“Kopi Lampung Kopi Robusta Kopi Kebanggaan yang Mendunia, Mari PMII Kita terus Bekerja Wujudkan Lampung Makmur Berjaya,” tutup dia.

Ketua PKC PMII Lampung Periode 2019-2021, Ahmad Hadi Baladi Ummah, mengatakan kegiatan dengan tema “Merawat Identitas Gerakan, Menjaga Nilai Kemanusiaan” merupakan bentuk kegelisahan masyarakat Lampung terkait kondisi damai dan kemanusiaan di masa pandemik.

“Kita perlu melakukan reformulasi gerakan agar menjadi sebuah gerakan yang konkrit, bisa menjadi sebuah perubahan yang menjaga nilai kemanusiaan dalam kondisi pandemik,” ujar Pupung sapaan akrab Ahmad Hadi.

Acara pelantikan dilanjutkan dengan Muspimda yang membahas tentang ekonomi kreatif kerakyatan dan implementasi Aswaja di pondok pesantren.

“Menurut saya, poin terakhir sama-sama kita tekankan untuk menjaga nilai spiritualitas di dalam diri kita,” katanya.

Ketua Umum PB PMII Agus Mulyono Herlambang menyampaikan tugas pertama PMII adalah menjadikan PMII sebuah gerakan mainstream di Lampung. “Target PKC menguasai 50 persen mahasiswa di Lampung, harus kader PMII,” kata Agus. Kemudian melalui ekonomi kreatif dia mengajak kader PMII untuk turut mengentaskan kemiskinan.

Pelantikan dihadiri Majelis Pembina Daerah PMII Lampung Khidir Ibrahim, Ikatan Keluarga Alumni PMII Lampung Noverisman Subing, Ketua Umum PKC PMII Lampung, Ketua Umum Pengurus Cabang PMII 11 Kab/Kota se-Provinsi Lampung. (Josua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here