Melemah, Hari Ini Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp 14.910

Avatar

Senin, 17 September 2018 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

(Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Lampung (Netizenku.com): Sepanjang hari ini, Senin (17/9/2018), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah.

Bahkan dolar AS kembali mampu menembus level Rp 14.900. Pada pukul 15:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.910.

Rupiah melemah cukup dalam, hingga 0,47% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Pukul 16:00 WIB, US$1 ditutup pada Rp 14.870 di pasar spot.

Sementara itu, harga jual dolar AS di beberapa bank nasional telah di atas Rp 14.900/US$.

Saat pembukaan pasar spot, rupiah sudah melemah 0,2%. Seiring perjalanan pasar, depresiasi rupiah semakin dalam dan sempat menjadi yang terdalam kedua di Asia.

Jelang penutupan pasar, dolar AS sempat menyentuh level Rp 14.900. Namun sesaat sebelum penutupan, rupiah mampu menipiskan koreksinya sehingga dolar AS tidak lagi di level tersebut.

Baca Juga  Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Untuk perdagangan hari ini, posisi terkuat rupiah ada di Rp 14.830/US$. Sementara terlemahnya adalah Rp 14.910/US$.

Sejak awal tahun, rupiah sudah melemah 8,6% terhadap greenback. Sedangkan dibandingkan setahun yang lalu, depresiasinya mencapai 12,53%.

Dolar AS memang sedang perkasa di Asia. Berbagai mata uang Asia pun sulit menandingi kekuatan mata uang Negeri Paman Sam.

Baca Juga  Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025

Namun dengan depresiasi 0,74%, performa rupiah termasuk di jajaran terbawah.

Rupiah jadi mata uang dengan pelemahan terdalam kedua di Asia, hanya lebih unggul dari rupee India. (cnbci/lan)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah
Hotel Lampung Ramai Lagi, Tapi Tamu Cuma Singgah Sebentar

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 00:40 WIB

Jembatan Gantung Garuda Bantuan Presiden Republik Indonesia

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:08 WIB

Polres Tanggamus Tetapkan Dua Tersangka Pembunuhan Berencana di Pugung

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:04 WIB

Mangkir Dua Kali dari Panggilan, Kakon Atar Lebar Diciduk Tipikor Polres Tanggamus

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:19 WIB

Belanja Advertorial DPRD Tanggamus 2025 Dipastikan Tidak Dicairkan

Senin, 8 Desember 2025 - 15:41 WIB

APDESI Tanggamus Siap Ikuti Aksi Damai Nasional di Jakarta

Jumat, 5 Desember 2025 - 08:19 WIB

TTE Masuk Pekon: Tugu Rejo Jadi Pelopor Digitalisasi Administrasi di Semaka

Senin, 1 Desember 2025 - 19:57 WIB

IWO Luncurkan ‘Gerakan 20 Ribu Rupiah’ Bantu Anggota Terdampak Banjir Bandang di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kamis, 20 November 2025 - 20:09 WIB

Pekon Margodadi Gandeng AMSI Lampung Gelar Pelatihan SID dan Jurnalistik

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Gelar Rakor KMP, Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Rabu, 28 Jan 2026 - 21:56 WIB

Tulang Bawang Barat

DPC PDIP Tubaba Gelar Musancab, Target 10 Kursi Pemilu 2029

Rabu, 28 Jan 2026 - 21:48 WIB

Lampung Selatan

Tiga Inovasi Layanan Publik Lampung Selatan Segera Diluncurkan

Rabu, 28 Jan 2026 - 21:45 WIB