Hendak Perkosa Wanita, Oknum Driver Ojol Ditangkap, Ini Himbauan Gaspool

Redaksi

Minggu, 9 September 2018 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku saat di BAP oleh aparat di Polsek Kedaton.

Pelaku saat di BAP oleh aparat di Polsek Kedaton.

Bandarlampung (Netizenku.com): Kasus dugaan asusila seorang oknum driver ojek online (Ojol), membuat Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool) mengecam perilaku yang merusak citra ojol tersebut.

Bahkan, Gaspool menghimbau agar para driver tak menyimpan nomor konsumen setelah selesai melakukan orderan.

\”Tentu kami mendukung setiap langkah hukum yang akan diambil oleh kepolisian dan meminta agar pelaku diberikan tindakan hukum yang seadil-adilnya sesuai perbuatannya,\” ujar Ketua Gaspool Lampung, Miftahul Huda, Minggu (9/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Huda, tindakan driver tersebut telah merugikan nama baik ojek online di Lampung, yang sudah susah payah dibangun positif.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

\”Untuk setiap driver selalu kami imbau agar tidak menyimpan nomor, apalagi kemudian menghubungi kembali konsumen di luar konteks pekerjaannya sebagai ojek online,\” kata pria yang kerap disapa I\’if itu.

Hal tersebut juga dilarang keras oleh peraturan kemitraan antara driver dengan aplikator, bahwa driver dilarang keras menyimpan nomor konsumen.

Hal ini demi kenyamanan konsumen dan sebagai bentuk pelayanan bagi konsumen dalam hal menjaga kerahasiaan konsumen.

\”Kami imbau kepada seluruh ojek online di Lampung, marilah kita bekerja dengan baik dan bekerjasama dengan aparat pemerintah dan kepolisian, untuk menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat. Mari kita tunjukkan bahwa keberadaan kita ini bermanfaat untuk masyarakat secara luas, baik secara ekonomi maupun sosial kemasyarakatan,\” imbaunya.

Baca Juga  Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas

Diketahui, Polsek Kedaton menangkap Suban Qohar, yang bekerja sebagai driver ojek online, lantaran hendak memperkosa Kiki Kamelia (22) di sebuah gudang, di Griya Sukamenanti, Kecamatan Kedaton, Kamis malam (6/9).

Kapolsek Kedaton, Kompol Anung Handanyata mengatakan, pelaku lalu diamuk massa sebelum diamankan aparat, karena korban menjerit.

\”Ya, sudah kita amankan dan kita tahan,\” ujarnya, Minggu (9/9).

Kejadian bermula ketika pelaku hendak mengajak korban makan, yang sudah dikenalnya seminggu lalu.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Saat itu korban memesan ojek online dan pelaku sebagai driver-nya, diantar dari rumah korban di Sukamenanti, Kedaton menuju Jati Agung, Lampung Selatan. Di situlah awal mereka berkenalan.

\”Jadi kejadinnya bukan pas dia sebagai konsumen, tapi mereka kenalan minggu lalu, kemudian saling berkomunikasi. Saat kejadian korban diajak makan,\” terangnya.

Namun korban dibawa ke gudang bekas penggerusan gunung di dekat kediamanmya.

Di situlah korban dibekap dari belakang dan hendak diperkosa.

\”Teriakan korban didengar warga, dan ada anggota yang berpatroli. Pelaku mengaku khilaf,\” katanya. (Agis)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Kwarda Lampung Sambut Pembentukan Racana UIM
Disdikbud Lampung Kembali Gelar UKG
Yuliana Safitri, Kontraktor Perempuan Lampung yang Kini Menjalani Penahanan, Tetap Teguh Menghadapi Proses Hukum

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:18 WIB

SMAN 1 Tegineneng Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Meningkat

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:46 WIB

IJP Lampung Salurkan 120 Paket Daging Kurban untuk Anggota dan Warga

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:41 WIB

Sikap Tegas Kapolda Lampung Terhadap Begal Didukung DPRD Lampung, Dinilai Beri Efek Jera

Senin, 25 Mei 2026 - 16:03 WIB

DPRD Lampung Soroti Pagar Laut Marriott Pesawaran, Jangan Ada Privatisasi!

Senin, 25 Mei 2026 - 15:01 WIB

Wagub Jihan Nurlela Minta SPIP Jadi Budaya Kerja di Lingkungan Pemprov Lampung

Sabtu, 23 Mei 2026 - 21:06 WIB

Kisah Haru Kyai Batua dan Sinta, Lahirnya Dua Anak Harimau Sumatera Pertama di Lampung

Berita Terbaru

Lampung Barat

Hapkido Lampung Barat Borong 14 Medali pada Try Out Porprov

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:06 WIB

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Banyak mitra dan SPPG keliru menganggap Program Makan Bergizi Gratis hanya untuk anak sekolah karena istilah school meal.(Ilustrasi: Netizenku)

Lampung

BGN Akui Banyak SPPG Melenceng dari Target Prioritas

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:09 WIB