Pemkab Tubaba Targetkan Pendapatan Daerah Rp1,758 Triliun pada 2027

Arie

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD Tubaba, Kamis (16/7/2026).

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Penyampaian rancangan KUA-PPAS tersebut dilakukan di ruang rapat paripurna gedung DPRD Tubaba, Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, dan dipimpin Ketua DPRD Tubaba Busroni, SH.

Dalam rapat tersebut hadir Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah, Wakil Ketua I DPRD Tubaba Ponco Nugroho, Wakil Ketua II DPRD Tubaba S Joko Kuncoro, anggota DPRD, jajaran Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian, serta para camat.

Baca Juga  Pemkab Tubaba Matangkan 11 Raperda Propemperda 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah mengatakan, penyampaian KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 menjadi bagian dari tahapan penyusunan APBD yang akan menjadi dasar dalam penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun Anggaran 2027.

Dalam dokumen rancangan KUA-PPAS tersebut, kata Nadir, Pemkab Tubaba menyusun proyeksi pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah dengan mempertimbangkan perkembangan ekonomi makro, kebijakan fiskal pemerintah pusat, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Penyusunan dokumen anggaran Tahun 2027 juga memperhatikan penguatan harmonisasi kebijakan fiskal nasional melalui mekanisme pemetaan kebutuhan dana pembangunan prioritas daerah yang dilakukan Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK),” kata dia.

Baca Juga  Harga Gabah dan Jagung Naik, Komoditas Unggulan Tubaba Masih Stabil di Tengah Kemarau

Dia melanjutkan, pemetaan tersebut dilakukan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Keuangan Daerah Perencanaan Dana Transfer (SIKD-PERDANA), dengan sumber data awal berasal dari dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), KUA-PPAS, RAPBD, dan APBD.

“Hasil pemetaan tersebut nantinya digunakan sebagai dasar informasi dalam penajaman kebijakan fiskal, pengelolaan Transfer ke Daerah (TKD), serta sinkronisasi antara prioritas pembangunan daerah dengan program pembangunan nasional melalui APBN,” ulasnya.

Wakil Bupati merinci, pendapatan Daerah tahun 2027 ditargetkan Rp1,758 Triliun. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp75,8 Miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp1,682 Triliun.

Baca Juga  Serapan BOK Puskes di Tubaba Baru 15 Persen, Pemkab Dorong BLUD Mandiri

Sementara untuk belanja daerah, Pemkab Tubaba memproyeksikan total belanja sebesar Rp1,716 Triliun. Belanja tersebut meliputi belanja operasi dan modal sebesar Rp1,592 Triliun, belanja tidak terduga sebesar Rp1 Miliar, serta belanja transfer sebesar Rp123 Miliar.

“Pada sektor pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan diproyeksikan sebesar Rp30,2 Miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp72,177 Miliar,” ulasnya.

Nadirsyah menyebutkan, penyusunan postur anggaran tersebut merupakan hasil dari proses perencanaan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah serta arah kebijakan pembangunan Kabupaten Tubaba Tahun 2027.(*)

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB