(masih) Gelar Aksi, Ribuan Masa KRLUPB Tunggu Putusan Sidang Gakkumdu

Redaksi

Kamis, 19 Juli 2018 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Lautan manusia memenuhi Jalan Sudirman, Bandarlampung, Kamis (19/7) pagi. Pasalnya, Ribuan massa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) berbondong-bondong ngelurug ke Kantor Gakkumdu Lampung untuk mengetahui hasil sidang dugaan money politik Paslon nomor 3, Arinal-Nunik.

Dikomandoi Rismayanti Borthon, ribuan massa memulai aksinya dengan melakukan long march dari Tugu Adipura menuju Kantor Gakkumdu. Sama seperti sebelumnya, mereka hanya meminta Gakkumdu mendiskualifikasi Paslon nomor 3, Arinal-Nunik dan usir SGC dari tanah Lampung.

\”Tiap hari kami menggelar aksi di sini, semata-mata hanya ingin suara kami, suara rakyat didengar oleh Gakkumdu. Kami hanya ingin Bawaslu atau Gakkumdu profesional,\” ucap Rismayanti Borthon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab menurut dia, praktik money politik di Lampung sudah luar biasa transparan, tetapi Bawaslu hanya diam, tidak ada gerakan untuk menindak apalagi menangkap pelaku politik uang. \”Kami menduga, jangan-jangan Gakkumdu (Kepolisian, Kejaksaan dan Bawaslu) sudah \”selesai\” oleh SGC. Artinya, anggaran pemerintah untuk Bawaslu, masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan dana dari SGC untuk Bawaslu,\” ucap Risma.

Untuk itu, ia meminta agar Bawaslu dibubarkan, karena tidak ada kinerja sama sekali dalam hak pengawasan maupun penindakan praktik money politik.

Sementara di dalam sidang, nampak para kuasa hukum dari 3 paslon maupun awak media sudah memasuki ruangan. Namun, sidang putusan belum dimulai lantaran menunggu majelis hakim. (Rio)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB