Pemerintah Provinsi Lampung mendorong regenerasi birokrasi dengan memberi ruang bagi aparatur sipil negara (ASN) generasi muda untuk membawa semangat, gagasan, dan kemampuan adaptasi ke dalam lingkungan pemerintahan.
Lampung (Netizenku.com): Pesan tersebut disampaikan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 405 ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung yang berlangsung di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (17/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari 405 ASN yang mengikuti kegiatan tersebut, sebanyak 227 orang menjalani pengambilan sumpah/janji sebagai PNS. Kemudian, 176 orang dilantik dalam jabatan fungsional dan dua orang dalam jabatan pengawas.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung Rendi Riswandi menjelaskan, dari 176 pejabat fungsional yang dilantik, sebanyak 131 orang merupakan pengangkatan pertama, sedangkan 45 orang berasal dari perpindahan jabatan lain.
Seluruh ASN tersebut berasal dari 46 perangkat daerah di lingkungan Pemprov Lampung, meliputi dinas, badan, biro, rumah sakit umum daerah, inspektorat, Satpol PP hingga DPRD Provinsi Lampung.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang dibacakan Marindo, Pemprov Lampung menekankan pentingnya regenerasi birokrasi sebagai bagian dari upaya membangun aparatur yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Sebagian besar PNS yang mengikuti pengambilan sumpah/janji tersebut merupakan generasi muda atau Gen Z. Karakter generasi yang dinilai melek teknologi, cepat belajar dan terbuka terhadap perubahan diharapkan dapat menjadi modal dalam mendorong birokrasi yang lebih dinamis.
“Saudara adalah energi baru birokrasi kita. Karena itu, saya ingin Saudara hadir dengan semangat, ide, dan keberanian untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.
Selain regenerasi, Pemprov Lampung juga terus memperkuat kualitas ASN melalui penerapan sistem merit, peningkatan kompetensi, serta penguatan integritas dan profesionalisme.
“Jabatan yang Saudara emban hari ini adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab. Jalankan dengan sebaik-baiknya, dengan integritas, kompetensi, dan semangat pengabdian,” katanya.
Para ASN yang baru dilantik juga diingatkan bahwa sumpah/janji yang diucapkan bukan sekadar seremoni administratif, tetapi memiliki konsekuensi moral dan hukum dalam pelaksanaan tugas sebagai aparatur negara.
“Jalankan tugas dengan penuh pengabdian, kejujuran, kesadaran, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Khusus pejabat fungsional, Pemprov Lampung meminta agar profesionalisme dan keahlian teknis terus ditingkatkan. Sementara pejabat pengawas diharapkan mampu menggerakkan pelaksanaan kegiatan di unit kerja secara efektif dan efisien.
Seluruh ASN juga diminta menjadikan nilai dasar BerAKHLAK sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Empat hal turut ditekankan kepada ASN, yakni menjaga integritas dan netralitas, meningkatkan kompetensi serta kemampuan beradaptasi, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan memperkuat kolaborasi antarperangkat daerah.
“Pada akhirnya, kehadiran kita sebagai aparatur adalah untuk melayani masyarakat demi Lampung yang lebih maju,” ujarnya.
Pemprov Lampung juga memastikan penataan manajemen ASN akan terus dilakukan melalui penerapan sistem merit dan manajemen talenta. Kompetensi serta kinerja akan menjadi dasar dalam pengembangan karier pegawai.
“Dengan prinsip ini, siapa pun yang menunjukkan kinerja terbaik dan terus mengembangkan kompetensinya akan mendapatkan kesempatan yang adil untuk bertumbuh dan dipercaya menempati posisi strategis di masa depan,” katanya.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan sejumlah Keputusan Gubernur Lampung mengenai pengangkatan dan pelantikan jabatan fungsional serta jabatan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (*)








