Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Reza

Jumat, 4 September 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Pringsewu bersama DPRD Kabupaten Pringsewu menandatangani Nota Kesepakatan Bersama Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Pringsewu (Netizenku.com): Penandatanganan dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu, Kamis (3/9/2026), yang dipimpin Ketua DPRD Pringsewu Suherman.

Rapat tersebut dihadiri Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, Wakil Bupati Umi Laila, jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, serta 34 dari 40 anggota DPRD Kabupaten Pringsewu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS merupakan bagian dari tahapan pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga  Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi

Menurut Riyanto, perubahan KUA-PPAS dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan asumsi makro ekonomi, pendapatan daerah, belanja daerah, serta pembiayaan daerah yang sebelumnya telah ditetapkan.

Selain itu, pemerintah daerah perlu mengantisipasi potensi peningkatan jumlah penduduk miskin dan angka pengangguran di Kabupaten Pringsewu.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, pendapatan daerah meningkat 1,88 persen, dari sebelumnya Rp1,141 triliun menjadi Rp1,163 triliun.

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Sementara itu, belanja daerah naik 3,60 persen, dari Rp1,153 triliun menjadi Rp1,195 triliun.

Kenaikan belanja tersebut turut berdampak pada defisit anggaran. Defisit yang sebelumnya ditetapkan sebesar Rp12 miliar meningkat menjadi Rp31,99 miliar atau naik 166,58 persen.

Defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto sehingga struktur anggaran tetap dalam kondisi berimbang.

Adapun penerimaan pembiayaan juga meningkat dari sebelumnya Rp12 miliar menjadi Rp31,99 miliar. Seluruh penerimaan pembiayaan tersebut dialokasikan untuk menutup defisit anggaran.

Riyanto berharap nota kesepakatan perubahan KUA-PPAS dapat menjadi landasan dalam penyusunan Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga  Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara

Dengan demikian, program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, serta seluruh pihak yang telah memberikan masukan dan dukungan selama proses pembahasan hingga tercapainya kesepakatan.

“Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan DPRD terus terjaga dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Riyanto. (*)

Berita Terkait

Marindo Buka Evaluasi Pembinaan Bahasa Indonesia, Enam Lembaga Raih Apresiasi
Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:52 WIB

RSUDAM Lampung Pertama Kali Lakukan Tindakan Neurointervensi DSA

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Yusnadi Minta KNKT Investigasi Menyeluruh Insiden KMP Batumandi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Hadiri Wisuda ke-76 UBL, Gubernur Mirza Titip Pesan Kepada 539 Lulusan untuk Bangun Lampung

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Pemprov Lampung Arahkan APBD 2027 untuk Hilirisasi dan Pemerataan Pembangunan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Gubernur Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian Berbasis Desa, Bed Dryer Hasilkan Nilai Tambah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026, Salurkan Bantuan untuk Pesantren

Berita Terbaru