DPRD Lampung Soroti SLHS Dapur MBG

Tauriq Attala Gibran

Jumat, 4 September 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemenuhan standar higiene dan sanitasi menjadi perhatian dalam perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lampung. Dari 1.215 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi hingga Agustus 2026, sebanyak 799 dapur telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Lampung (Netizenku.com): Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri, meminta aspek keamanan pangan menjadi perhatian sejak awal pembangunan dapur MBG. Menurutnya, sertifikasi sanitasi tidak seharusnya baru dikejar setelah dapur mulai beroperasi.

“Sejak awal perencanaan dapur, aspek sanitasi harus sudah diperhatikan. Kalau standar sanitasinya tidak terpenuhi, tentu SLHS juga tidak bisa diterbitkan,” kata Fauzi Heri, Jumat (4/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai masih adanya ratusan dapur yang belum mengantongi SLHS menunjukkan perlunya pembenahan terhadap standar higiene dan sanitasi di sejumlah SPPG.

Baca Juga  Wagub Jihan Pastikan Pembangunan Kampung Nelayan Berjalan Sesuai Rencana

Fauzi meminta pengelola dapur segera memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan. Menurutnya, dapur yang tidak memenuhi ketentuan tidak boleh terus beroperasi tanpa adanya langkah perbaikan.

“Ini harus segera diperbaiki. Kalau tidak ada komitmen untuk memenuhi ketentuan, tentu harus ada tindakan tegas, termasuk penghentian operasional,” ujarnya.

Ia menegaskan pengawasan terhadap dapur MBG bukan bertujuan menghambat program pemerintah. Sebaliknya, langkah tersebut diperlukan agar makanan yang diberikan kepada penerima manfaat benar-benar aman dan mendukung peningkatan gizi.

“Program Presiden harus kita kawal. Anak-anak penerima makanan harus sehat dan mendapatkan makanan yang aman. Jangan sampai terjadi keracunan lagi,” tegasnya.

Baca Juga  Gubernur Mirza Dorong Unila Jadi Motor Transformasi Ekonomi Lampung

Menurut Fauzi, pemenuhan gizi tidak cukup hanya dengan memperhatikan kandungan makanan. Proses pengolahan, kebersihan dapur, penyimpanan bahan pangan, hingga penyajian juga harus memenuhi standar kesehatan.

Karena itu, ia mendukung langkah Badan Gizi Nasional (BGN) yang mendorong seluruh dapur MBG memenuhi persyaratan SLHS. Dapur yang belum memenuhi ketentuan, kata dia, perlu segera dievaluasi dan diberikan tindakan sesuai aturan.

“Ini sangat mendesak. Kalau sampai sekarang masih ada dapur yang tidak memenuhi standar higiene, harus segera ditindak,” katanya.

Fauzi juga mendorong masyarakat dan media ikut mengawasi pelaksanaan MBG di lapangan. Jika ditemukan dapur yang diduga tidak memenuhi standar sanitasi, informasi tersebut dapat disampaikan kepada pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga  Kemenekraf Dorong Pelaku Kriya Lampung Selatan Tingkatkan Daya Saing Produk

“Kalau ditemukan dapur yang belum memiliki SLHS dan kondisi sanitasinya buruk, segera laporkan. Kami siap menindaklanjuti dan turun ke lapangan bersama-sama,” ujarnya.

Ia menilai pengawasan publik penting untuk memastikan seluruh SPPG menerapkan standar keamanan pangan yang sama. Perluasan jumlah dapur MBG, menurutnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan.

Fauzi menegaskan keberhasilan program MBG tidak hanya ditentukan oleh jumlah dapur yang beroperasi maupun banyaknya makanan yang dibagikan. Hal terpenting adalah memastikan makanan yang diterima anak-anak aman, bergizi, serta diproses dengan memenuhi standar kesehatan.

“Jangan sampai program yang bertujuan meningkatkan gizi justru menimbulkan masalah karena aspek sanitasi diabaikan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Andika Wibawa Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Pancasila untuk Jaga Persatuan
Komisi II DPRD Lampung Dorong Perluasan Akses Jagung Murah bagi Peternak
Insiden Forklift Tewaskan Pekerja, Fraksi PKB DPRD Lampung Minta Pengawasan Ditingkatkan
Winarti Minta Komang Koheri Prioritaskan Pertanian dan Infrastruktur Lampung Tengah
Lantik Komang Koheri, Mirzani Tekankan Sinergi Pembangunan dan Integritas
Lampung Perkuat Infrastruktur dan Layanan untuk Perluas Pasar Ekspor
Komang Koheri Resmi Dilantik, Siapkan Agenda Pembangunan Lampung Tengah
Mikdar Ilyas Dorong Penguatan Distribusi Pupuk untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Kapolres Tanggamus Atur Lalu Lintas di Kota Agung, Soroti Lampu Merah Mati Tiga Bulan

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bupati Tanggamus Pastikan Relokasi Pasar Talang Padang Berlanjut, Pedagang Digratiskan Sewa Selama 12 Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Berita Terbaru