Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, terus memperluas kolaborasi dengan sektor perbankan untuk memperkuat pelayanan sekaligus membuka akses pembiayaan bagi masyarakat. Langkah tersebut akan diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) dengan PT Bank Syariah Indonesia (BSI) tentang pemanfaatan jasa dan layanan perbankan.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Penandatanganan MoU dijadwalkan berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tubaba, Kamis (13/8/2026). Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun ekosistem layanan keuangan yang lebih mudah diakses, baik untuk mendukung kebutuhan pemerintahan maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Kolaborasi Pemkab Tubaba dan BSI tidak hanya diarahkan pada pemanfaatan layanan perbankan. Kerja sama tersebut juga membawa misi memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Program Prioritas TubabaQ Berdaya KUR Super Mikro.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Program KUR Super Mikro BSI KCP Dayamurni menyasar masyarakat pelaku usaha produktif yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses terhadap pembiayaan formal. Kelompok sasaran mencakup pelaku UMKM, petani kecil, peternak, serta masyarakat yang menjalankan usaha produktif lainnya.
Melalui pembiayaan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses permodalan untuk mengembangkan usaha tanpa terbebani skema pembiayaan yang sulit dijangkau. Margin yang ringan serta persyaratan yang relatif mudah menjadi salah satu instrumen untuk memperluas akses keuangan masyarakat.
Bagi Pemkab Tubaba, perluasan akses pembiayaan menjadi penting karena penguatan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga pada kemampuan masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri.
Kolaborasi dengan BSI diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan modal kerja, produktivitas, kapasitas usaha, hingga pendapatan keluarga.
Kerja sama ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga perbankan dalam menghadirkan layanan keuangan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui penandatanganan MoU tersebut, Pemkab Tubaba dan BSI tidak hanya membangun hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung agenda pembangunan daerah.
Program TubabaQ Berdaya KUR Super Mikro diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi masyarakat yang selama ini belum optimal tersentuh layanan keuangan formal, khususnya kelompok usaha kecil di sektor pertanian, peternakan, dan UMKM.
Dengan semakin luasnya akses pembiayaan, masyarakat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan sekaligus memperkuat fondasi perekonomian berbasis kerakyatan di Kabupaten Tubaba.
Penandatanganan MoU tersebut akan dihadiri unsur pimpinan BSI, para Staf Ahli Bupati, Asisten I, II dan III, Inspektur, Sekretaris DPRD, kepala badan, kepala dinas, kepala bagian di lingkungan Pemkab Tubaba, serta seluruh camat se-Kabupaten Tubaba.(*)
Editor : Arie








