Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci kemajuan suatu daerah maupun bangsa. Menurutnya, kemajuan peradaban tidak ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, melainkan oleh kualitas manusia yang mengelolanya.
Lampung (Netizenku.com): Hal itu disampaikan Mirzani saat menerima audiensi Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (14/7/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mirzani menyatakan Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap berbagai masukan, termasuk dari pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya sangat terbuka terhadap masukan dan sudut pandang dari teman-teman PPI Dunia. Saya berharap pengalaman dan gagasan tersebut dapat menjadi kontribusi positif bagi pembangunan Lampung,” ujarnya.
Mirzani menilai kualitas SDM menjadi faktor utama yang menentukan kemajuan suatu daerah. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam tidak akan memberikan manfaat optimal tanpa didukung manusia yang kompeten.
“Ada rumus peradaban. Ciri peradaban yang maju adalah memiliki SDM yang baik. Bukan karena daerahnya kaya atau memiliki banyak sumber daya alam, melainkan karena kualitas manusianya,” katanya.
Ia juga mengaitkan pentingnya peningkatan kualitas SDM dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, target Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia hanya dapat dicapai jika seluruh sektor didukung SDM yang berkualitas.
“Kalau ingin makmur, kuncinya adalah SDM. Di semua lini harus memiliki kualitas SDM yang baik agar mampu mengelola potensi yang dimiliki,” tegasnya.
Selain itu, Mirzani menyoroti kontribusi pelajar Indonesia di luar negeri dalam perjalanan sejarah bangsa. Ia menilai banyak tokoh nasional lahir dari lingkungan pendidikan internasional yang kemudian membawa perubahan bagi Indonesia.
Sementara itu, Koordinator PPI Dunia, Andika Ibrahim Nasution, mengatakan PPI Dunia saat ini menghimpun 68 PPI negara dengan sekitar 270 ribu pelajar Indonesia yang tergabung dalam jaringan diaspora.
Ia menjelaskan, PPI Dunia tengah menjalankan program PPI Dunia Mengabdi di lima pulau besar Indonesia. Untuk wilayah Sumatera, Lampung menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pada 5–13 Juli 2026.
Selama berada di Lampung, peserta melaksanakan pengabdian masyarakat di Pulau Tabuan melalui program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pariwisata bersama mahasiswa Universitas Lampung.
Andika juga menyampaikan bahwa PPI Dunia aktif mendampingi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri melalui sosialisasi beasiswa, informasi pendidikan internasional, serta pemanfaatan jejaring alumni.
Dalam kesempatan itu, ia mengusulkan pembentukan platform yang mendata pelajar dan alumni asal Lampung yang sedang maupun telah menempuh pendidikan di luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat kolaborasi serta pemanfaatan talenta daerah.
Audiensi berlangsung secara dialogis dengan membahas berbagai peluang kerja sama dalam pengembangan SDM, pendidikan, serta penguatan potensi daerah melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung, perguruan tinggi, dan PPI Dunia. (*)








