Pemkab Tubaba Salurkan 10 Mesin Pencacah Pakan

Arie

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang Barat (Tubaba), Lampung, akan menyalurkan 10 unit mesin pencacah pakan (chopper) kepada kelompok peternak pada 2026. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat ketahanan pakan ternak, khususnya saat musim kemarau, melalui pengolahan hijauan menjadi pakan fermentasi atau silase.

Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Program bantuan tersebut merupakan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) yang difokuskan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam menyiapkan cadangan pakan secara mandiri.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Tubaba, Yudi Hermawan, mengatakan 10 unit mesin yang diusulkan pada tahun 2026 telah mendapat persetujuan dan akan segera disalurkan kepada kelompok peternak di sembilan kecamatan.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Baru, Himmawan Ajak Personel Perkuat Soliditas dan Pelayanan kepada Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sepuluh unit yang kami ajukan untuk tahun 2026 sudah mendapat persetujuan dari SMI dan dalam waktu dekat akan segera disalurkan kepada kelompok peternak di sembilan kecamatan. Khusus Kecamatan Tulang Bawang Udik akan menerima dua unit,” kata Yudi saat dikonfirmasi, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, bantuan mesin pencacah pakan telah diberikan secara bertahap sejak 2023. Pada tahun pertama, sebanyak tiga unit mesin disalurkan kepada kelompok peternak, kemudian meningkat menjadi sembilan unit pada 2024, sembilan unit pada 2025, dan bertambah menjadi 10 unit pada 2026.

Baca Juga  Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Menurut Yudi, penggunaan mesin chopper mampu mempercepat proses pencacahan hijauan sekaligus memudahkan peternak memproduksi silase sebagai cadangan pakan. Teknologi tersebut dinilai efektif menjaga ketersediaan pakan ternak ketika pasokan rumput segar berkurang selama musim kemarau.

Selain menyalurkan bantuan, Disnakeswan Tubaba juga melakukan pendampingan kepada kelompok penerima manfaat. Petugas lapangan secara rutin memantau penggunaan alat serta memberikan pelatihan mengenai teknik fermentasi pakan agar mesin dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami terus memonitor penggunaan alat di lapangan agar benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan. Pendampingan juga dilakukan supaya peternak memahami proses fermentasi pakan yang benar,” ujarnya.

Baca Juga  Diskominfo Tubaba Adukan Dugaan Pelanggaran Etika Pers ke Dewan Pers

Yudi menambahkan, distribusi mesin pencacah pakan akan terus diperluas pada tahun-tahun mendatang guna mendorong lebih banyak peternak membangun cadangan pakan secara mandiri melalui silase.

Berdasarkan hasil evaluasi Disnakeswan Tubaba, hingga 2026 sekitar 50 persen kelompok penerima bantuan telah memanfaatkan mesin pencacah pakan yang didistribusikan pemerintah. Pemanfaatan teknologi tersebut dinilai mulai meningkatkan efisiensi usaha peternakan sekaligus memperkuat ketahanan pakan di daerah.

“Dengan penambahan 10 unit mesin pada tahun ini, pemerintah daerah berharap semakin banyak peternak mampu menjaga ketersediaan pakan sepanjang tahun, sehingga risiko penurunan produktivitas ternak akibat kekurangan hijauan saat musim kemarau dapat ditekan,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna
Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik
Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan
HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat
Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:14 WIB

DPRD Lampung Minta Sidak Peredaran Beras Usai Temuan 25 Merek Bermasalah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Pembentukan Satgas Awasi Penyaluran BBM Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 19:47 WIB

Mikdar Ilyas Dorong Pengawasan Beras Premium untuk Lindungi Konsumen

Senin, 14 September 2026 - 14:39 WIB

Antrean Solar Meluas, DPRD Lampung Dorong Penambahan Kuota BBM Bersubsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 17:15 WIB

Gubernur Mirza: Pemimpin Harus Pahami Pasal 33 UUD 1945 untuk Sejahterakan Rakyat

Jumat, 11 September 2026 - 19:03 WIB

Pemprov Lampung Bentuk FKLPID, Perkuat Sinergi Dunia Industri dan Pendidikan

Jumat, 11 September 2026 - 19:00 WIB

BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Jumat, 11 September 2026 - 18:53 WIB

98 Kepala Sekolah di Lampung Resmi Dilantik, Sejumlah Jabatan Dirotasi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Panen Raya Corporate Farming di Pekon Pujodadi

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:18 WIB