DPRD Lampung Minta Harga Tiket Pesawat ke Lampung Dievaluasi

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri, meminta pemerintah pusat mengevaluasi harga tiket pesawat menuju Lampung yang dinilai masih terlalu mahal. Menurutnya, tingginya harga tiket menjadi salah satu penyebab minimnya jumlah penumpang dan belum optimalnya aktivitas penerbangan di Bandara Raden Intan II.

Lampung (Netizenku.com): Fauzi mengatakan, saat ini frekuensi penerbangan di Bandara Raden Intan II hanya berkisar 9 hingga 13 penerbangan (trip) per hari. Kondisi tersebut jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu ketika aktivitas bandara jauh lebih ramai.

“Hari ini jumlah penerbangan hanya sekitar 9 sampai 13 trip per hari. Penumpang yang datang juga masih sedikit. Salah satu penyebab utamanya adalah harga tiket pesawat yang masih mahal,” ujar Fauzi saat di wawancarai diruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga  Wagub Jihan Aktifkan Destana Hadapi Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan, Bandara Raden Intan II pernah menjadi salah satu bandara dengan aktivitas penumpang yang tinggi saat harga tiket masih berada di kisaran Rp250 ribu hingga Rp300 ribu. Kini, harga tiket yang mencapai Rp700 ribu bahkan lebih dinilai membuat masyarakat berpikir ulang untuk menggunakan transportasi udara.

Karena itu, Fauzi meminta pemerintah pusat mengevaluasi kebijakan harga tiket penerbangan ke Lampung. Ia juga mendorong pemerintah daerah terus memperjuangkan penambahan frekuensi penerbangan serta pembukaan rute-rute baru.

Baca Juga  RSUD Abdul Moeloek Apresiasi Kritik Relawan untuk Perbaikan Pelayanan

Menurutnya, status Bandara Raden Intan II sebagai bandara internasional harus diikuti dengan dibukanya kembali penerbangan internasional guna memperkuat konektivitas Lampung dengan berbagai daerah maupun luar negeri.

“Bandara Raden Intan II sudah berstatus sebagai bandara internasional. Karena itu, sudah saatnya penerbangan internasional kembali dibuka agar konektivitas Lampung dengan berbagai daerah dan negara semakin luas,” katanya.

Fauzi menilai penguatan akses transportasi udara penting untuk mendukung sektor pariwisata Lampung yang terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data kunjungan wisata tahun 2025, Provinsi Lampung mencatat 24,7 juta wisatawan atau melampaui target 20 juta kunjungan. Perputaran ekonomi dari sektor tersebut mencapai Rp53,11 triliun, dengan rata-rata belanja wisatawan sebesar Rp2,15 juta per orang.

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong Penguatan Kepemimpinan Perempuan melalui Kaderisasi Bandarlampung —

Ia menambahkan, Bandara Raden Intan II harus menjadi wajah sekaligus etalase Provinsi Lampung. Untuk itu, ia mengusulkan penyediaan ruang promosi bagi pelaku UMKM, sentra kuliner khas Lampung, pertunjukan budaya, serta media informasi digital yang menampilkan berbagai destinasi wisata unggulan.

“Bandara harus menjadi pintu pertama yang memperkenalkan potensi Lampung kepada setiap wisatawan yang datang. Dengan begitu, kunjungan wisata dapat terus meningkat dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer
Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung
Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota
Marindo Kurniawan Lantik Imam Ghozali sebagai Staf Ahli Gubernur Lampung
BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026
IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur
Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur
Gubernur Mirza Paparkan Strategi Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Berbasis Desa

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Gerakan Penetrasi Pasar untuk Kendalikan Harga dan Inflasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:19 WIB

Bupati Pringsewu: Ormas Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:09 WIB

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:07 WIB

Catur PWI Lampung Bidik Tiga Emas pada Porwanas 2027

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:37 WIB

Kejari Pringsewu Tempuh Restorative Justice dalam Kasus Pencurian HP

Rabu, 30 September 2026 - 12:29 WIB

Kejari Pringsewu Musnahkan Barang Bukti dari 72 Perkara, Ada Sabu hingga Senjata Api

Selasa, 29 September 2026 - 19:39 WIB

105 Pelaku UMKM Pringsewu Ikuti Pelatihan Kemitraan Bersama Indomaret

Senin, 28 September 2026 - 19:56 WIB

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Berita Terbaru

Lampung

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:46 WIB