Gelaran Indonesian Drift Series (IDS) Sumatra 2026 di Way Handak Expo, Kalianda, tidak hanya menghadirkan hiburan otomotif bagi masyarakat, tetapi juga membawa dampak ekonomi bagi para pelaku usaha kecil di sekitar lokasi acara.
Lampung Selatan (Netizenku.com): Sejak ajang drift nasional itu berlangsung, ribuan pengunjung yang memadati arena turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Pedagang makanan, minuman, hingga warung-warung kecil di sekitar venue mengaku mengalami lonjakan pembeli dibanding hari biasa.
Salah satunya dirasakan Malik, pedagang mie ayam bakso yang sehari-hari berjualan di depan Gedung Olahraga Way Handak (GWH). Di tengah ramainya pengunjung, ia tampak sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Malik, IDS Sumatra 2026 menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kecil seperti dirinya.
“Harapan kami, mudah-mudahan acara IDS ini ramai sehingga pengunjung juga bisa singgah ke tempat kami. Karena pedagang bukan hanya di dalam venue, tetapi juga ada yang berjualan di luar area acara. Semoga rezekinya bisa dirasakan bersama,” ujar Malik.
Hal serupa disampaikan Eli, pedagang soto, pecel, dan minuman dingin di kantin GWH. Ia mengaku omzet penjualannya meningkat sejak berlangsungnya event nasional tersebut.
“Alhamdulillah pembeli jadi lebih ramai dari biasanya. Harapannya ke depan semakin banyak kegiatan di area GWH supaya kami para pedagang juga terus merasakan peningkatan penjualan,” kata Eli.
Kisah para pedagang itu menjadi gambaran dampak ekonomi yang ditimbulkan IDS Sumatra 2026. Ajang yang untuk pertama kalinya digelar di Pulau Sumatra tersebut tidak hanya menjadi kompetisi drift nasional, tetapi juga menciptakan efek berantai bagi ekonomi lokal.
Perputaran uang tidak hanya terjadi di dalam arena balap, tetapi juga dirasakan sektor lain seperti kuliner, transportasi, penginapan, hingga destinasi wisata di sekitar Kalianda.
Selain menjadi ajang sport tourism, IDS Sumatra 2026 juga membuka peluang promosi bagi produk dan kuliner lokal Lampung Selatan. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah menjadi pasar potensial bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan usahanya.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan memang menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan IDS Sumatra 2026 sebagai salah satu upaya menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Kini, dampak tersebut mulai dirasakan langsung oleh masyarakat. Di balik riuh suara mesin dan aksi para drifter di lintasan, ada senyum para pedagang kecil yang pulang dengan penghasilan lebih baik dari biasanya. (*)








