Sebanyak 506 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berpartisipasi dalam program Tubaba Berkurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Dari partisipasi ratusan ASN tersebut, terkumpul 464 ekor kambing dan 6 ekor sapi. Jumlah itu kemudian bertambah melalui dukungan sejumlah lembaga, yakni 5 ekor kambing dari BPRS Tani, 8 ekor kambing dari Baznas, serta 1 ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.
Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Tubaba, Karyawanto, S.Kes., M.Kes., mengatakan jumlah peserta program tahun ini terdiri dari 476 ASN dari organisasi perangkat daerah (OPD), pegawai kecamatan, puskesmas, serta tambahan 30 ASN guru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Partisipasi ASN tahun ini meningkat cukup tajam dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025 jumlah peserta hanya 243 ASN, sedangkan tahun ini mencapai 506 ASN,” kata Karyawanto saat dikonfirmasi media, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan tumbuhnya kesadaran berbagi dan kepedulian sosial di lingkungan ASN Pemkab Tubaba menjelang Hari Raya Idul Adha.
Penyembelihan hewan kurban direncanakan tersebar di 103 tiyuh (desa) dan kelurahan, termasuk lingkungan kecamatan serta instansi yang turut berpartisipasi.
Karyawanto menjelaskan, program Tubaba Berkurban merupakan upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus mendorong pemerataan distribusi hewan kurban kepada masyarakat di seluruh wilayah Tubaba.
“Tahun ini penyaluran diwujudkan dalam 7 ekor sapi dan 477 ekor kambing yang disebar ke 103 tiyuh dan kelurahan, 9 kecamatan, OPD, serta sejumlah organisasi dan lembaga,” ujarnya.
Ia merinci, untuk wilayah Tulang Bawang Tengah, Tulang Bawang Udik, dan Tumijajar, masing-masing tiyuh menerima 2 ekor kambing. Sementara tiyuh di enam kecamatan lainnya, yakni Pagar Dewa, Lambu Kibang, Batu Putih, Gunung Terang, Gunung Agung, dan Way Kenanga, memperoleh alokasi 3 ekor kambing per tiyuh.
Selain untuk masyarakat, enam ekor sapi hasil partisipasi ASN juga direncanakan disalurkan kepada sejumlah lembaga, di antaranya Kejaksaan Negeri, Polres, PWI, Sekretariat DPRD, dan FKUB.
Sedangkan satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia akan dipusatkan penyembelihannya di Masjid Agung Nurul Huda, Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
“Program Tubaba Berkurban dijalankan melalui sistem tabungan kurban di BPRS Tani. Setiap ASN menabung Rp300 ribu per bulan selama 10 bulan, sehingga total tabungan mencapai Rp3 juta per peserta,” jelasnya.
Skema tersebut dinilai memudahkan ASN mengikuti ibadah kurban secara bertahap dan terencana.
Dalam pengadaan hewan kurban, Pemkab Tubaba juga mendorong pembelian dari peternak lokal maupun anggota komunitas Bolo Ngarit guna membantu meningkatkan perekonomian masyarakat daerah.
Pemerintah menetapkan standar hewan kurban, yakni kambing minimal berbobot 35 kilogram dan sapi minimal 280 kilogram dalam kondisi sehat serta diutamakan berjenis kelamin jantan.
Untuk memastikan proses penyembelihan memenuhi standar ASUH (aman, sehat, utuh, dan halal), pelaksanaan kurban melibatkan Juru Sembelih Halal (Juleha) yang telah tersebar di sembilan kecamatan di Tubaba.
“Kami menargetkan partisipasi ASN dalam program ini terus meningkat pada tahun mendatang, sehingga manfaat hewan kurban dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong di Tubaba,” pungkasnya. (*)








