Presiden Prabowo Subianto risau dengan ulah oknum “makelar” MBG. Dia titahkan Kepala KSP, Dudung Abdurachman, untuk membereskan sumber kerisauan Presiden.
(Netizenku.com): Dudung diperintahkan untuk fokus menyelidiki maraknya dugaan praktik jual beli titik dapur MBG (makan bergizi gratis).
Dudung juga mengakui pihaknya telah mengantongi informasi terkait jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur mitra MBG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Praktik ini menjadi salah satu celah kebocoran anggaran yang sangat serius. Investigasi lapangan segera dilakukan untuk memastikan kualitas makanan bagi masyarakat tetap terjaga.
Audit Insentif Dapur MBG yang Disetop
Selain jual beli titik, Dudung juga menyoroti masalah insentif SPPG. Data Badan Gizi Nasional menunjukkan 1.720 dapur MBG saat ini berhenti beroperasi. Namun, ribuan dapur tersebut dikabarkan tetap menerima insentif Rp6 juta setiap hari.
KSP akan memeriksa mengapa anggaran tetap mengalir ke unit yang ditangguhkan. Langkah ini bertujuan melindungi uang rakyat dari oknum yang tidak bertanggung jawab.
Koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terus diperkuat untuk menutup ruang penyimpangan. Dudung menegaskan akan membuka identitas pelaku jika menemukan bukti penyelewengan.
Menurutnya transparansi menjadi kunci karena program ini merupakan prioritas nasional yang sangat vital. Koperasi Merah Putih juga masuk dalam daftar pengawasan ketat tim KSP.(*)








