TPID Lampung Selatan Perkuat Pengendalian Harga Pangan

eko

Rabu, 29 April 2026 - 00:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lampung Selatan memperkuat langkah konkret dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di berbagai wilayah.

Lampung Selatan (Netizenku.com): Langkah tersebut ditegaskan usai TPID Lampung Selatan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual, Senin (27/4/2026).

Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, menyoroti tren kenaikan harga komoditas strategis seperti cabai, minyak goreng, gula pasir, dan beras di banyak daerah.

Baca Juga  Dagangan Pedagang Asongan Ludes di IDS Sumatra 2026

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari minggu lalu ke minggu ini harga cabai naik dan jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan juga bertambah. Dalam rapat ini kita bahas penyebab dan langkah penanganannya,” ujar Tomsi.

Ia juga mengungkapkan, kenaikan harga minyak goreng terjadi di lebih banyak daerah, dari 207 menjadi 224 kabupaten/kota. Sementara itu, harga beras turut meningkat meski stok dinyatakan cukup.

Baca Juga  Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

“Permasalahan ini harus kita detailkan. Kita tidak ingin rapat panjang tanpa solusi. Fokus kita adalah menyelesaikan masalah secara konkret,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, TPID Lampung Selatan memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan tetap aman dan harga di pasar tetap terkendali.

Salah satu langkah nyata yang terus dijalankan adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara rutin setiap Kamis pukul 08.00 WIB di Lapangan Korpri, Kalianda. Program ini menjadi instrumen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Baca Juga  IDS Sumatra 2026 di Lampung Selatan Digelar Tanpa APBD

Melalui strategi tersebut, TPID Lampung Selatan optimistis stabilitas harga dapat terus terjaga, sekaligus mendorong daya beli masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah. (*)

Berita Terkait

Komisi Gabungan DPRD Lampung Selatan Sidak PT Oasis Wood Industry, Soroti Limbah, BPJS Ketenagakerjaan, dan CSR
PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027
Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga
PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat
Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik
Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD
Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:11 WIB

Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau

Senin, 6 Juli 2026 - 21:06 WIB

Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam

Senin, 6 Juli 2026 - 15:32 WIB

Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM

Senin, 6 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:00 WIB

DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terbaru

Bandarlampung

Disdikbud Bandar Lampung Fasilitasi Siswa Tak Lolos PPDB

Kamis, 9 Jul 2026 - 00:05 WIB

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB