Pemerintah Kabupaten Pringsewu bergerak cepat memodernisasi infrastruktur daerah. Fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang lebih efisien dan merata di seluruh wilayah.
Pringsewu (Netizenku.com): Untuk mewujudkan target tersebut, Pemkab Pringsewu menggelar Capacity Building Kerjasama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) di Aula Utama Pemkab, Senin (27/4/2026).
Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengungkapkan bahwa kondisi lampu jalan saat ini masih jauh dari kata ideal. Dari 2.315 titik yang ada, hanya 0,4 persen yang memenuhi standar teknis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, beban listrik daerah membengkak hingga Rp9,2 miliar per tahun. Hal ini terjadi karena penggunaan lampu hemat energi LED baru menyentuh angka 17,24 persen.
“Kita butuh 11.658 titik APJ LED untuk melayani jalan sepanjang 752,6 kilometer. Ini vital untuk keselamatan warga dan ekonomi daerah,” ujar Riyanto.
Menyadari keterbatasan anggaran (APBD), Pemkab Pringsewu mendorong skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Skema ini memungkinkan pihak swasta terlibat dalam pembiayaan hingga pemeliharaan infrastruktur.
Riyanto menegaskan, KPBU bukan berarti pemerintah lepas tangan. Sebaliknya, ini adalah langkah cerdas untuk berbagi risiko dan mempercepat pembangunan tanpa membebani fiskal daerah secara berlebihan.
Ia pun meminta para kepala perangkat daerah tampil sebagai entrepreneurial leader. “Jangan hanya terpaku pada kerja administratif. Harus inovatif dan menjemput bola,” tegasnya.
Sementara itu ketua DPRD Pringsewu, Suherman, menyambut baik langkah inovatif ini. Menurutnya, keterlibatan badan usaha adalah solusi nyata di tengah keterbatasan dana daerah.
Namun, ia memberikan catatan penting mengenai aspek regulasi dan keterbukaan. DPRD memastikan akan mendukung penuh program ini selama dilaksanakan secara transparan dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
Dengan kolaborasi antara Bappenas, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), dan Kemendagri, Pringsewu optimistis mampu menerangi seluruh sudut kabupaten dengan teknologi yang lebih modern dan hemat energi. (*)








